Guru Pensiun, Tabanan Masih Perlu 700 Guru

0
215

UPDATEBALI.com, TABANAN – Hampir tiap tahun selalu ada tenaga pendidik (guru) memasuki masa pensiun.

Banyaknya guru pensiun kerap tidak diimbangi dengan jumlah formasi pada CPNS.

Kabupaten Tabanan pun setidaknya masih membutuhkan guru berstatus ASN mencapai 700 lebih guru tingkat SD dan SMP untuk bisa memenuhi kebutuhan guru per 31 Desember 2023. 

Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, Gusti Ngurah Darma Utama menjelaskan, kebutuhan guru tersebut dicarikan solusi dengan memberdayakan tenaga sukarela atau guru non PNS lsesuai disiplin ilmu masing-masing.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Pembukaan Sangeh Festival

Bahkan, melalui kebijakan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dimana rekrutmen tahap 1 dan tahap 2 sudah dilaksanakan di kabupaten Tabanan sudah 700 orang dari kebutuhan formasi sebanyak 1.458 orang.

{bbbanner}

Dan formasi tahap 3 (prioritas 1 sampai prioritas 3) tahun ini yang dibuka sebanyak 550, baru terisi 482 orang. 

Atas kebutuhan guru yang dinilai masih kurang tersebut, tahun ini akan melakukan rekrutmen kembali atas kekurangan kebutuhan guru sampai dengan per 31 desember 2022 sebanyak 1.225, dan baru terisi 482, 

Baca Juga:  Lihadnyana Ingatkan Kepada ASN dan Non ASN untuk Jangan Coba Langgar Netralitas

“Dalam waktu dekat akan mengusulkan kembali rekrutmen tahun 2023, ketika belum juga terpenuhi kebutuhan atas kekurangan guru per 31 Desember 2023, sesuai kebijakan pusat sampai dengan 2024 pemerintah konsen untuk pengadaan tenaga pendidik,”jelasnya.

Sejatinya, kata Darma Utama kekurangan guru disekolah ada status guru ASN, PPPK, dan guru honorer yang digaji Pemda, dan guru abdi yang digaji komite.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Acara Rsi Yadnya Apodgala Dwijati Griya Gede Bukian Desa Pelaga

Dengan adanya itu sebenarnya kekurangan tidak signifikan, hanya saja persoalannya sekarang bagaimana asas keadilan terhadap masyarakat Tabanan yang memilih profesi sebagai tenaga pendidik. (tia/ub)