Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Jaga Peradaban Bali Lewat Penguatan Desa Adat

0
18
Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Jaga Peradaban Bali Lewat Penguatan Desa Adat
Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Jaga Peradaban Bali Lewat Penguatan Desa Adat. Sumber Foto : Humas Pemprov Bali / Updatebali

UPDATEBALI.com, BANGLI – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan peradaban Bali melalui penguatan desa adat dan pelestarian kawasan sakral.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Muspayang Bhakti Nganyarin serangkaian Karya Pujawali Ngusaba Purnamaning Sasih Kapat (Ida Betara/Betari Tedun Kabeh) di Pura Bukit Mentik, Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli, Kamis, 1 Oktober 2026, sore.

Dalam kesempatan tersebut, Koster menyebut Pura Bukit Mentik sebagai salah satu simbol penting peradaban Bali yang memiliki nilai spiritual dan budaya yang harus terus dijaga.

Menurutnya, kawasan Kintamani memiliki anugerah alam yang sangat besar dengan keberadaan Gunung dan Danau Batur. Kekayaan alam tersebut, kata Koster, harus dirawat secara berkelanjutan agar tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Bali.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sampaikan Pesan Menyayat Hati Jelang Sidang Perceraian

“Ini harus kita rawat dengan baik,” tegas Koster.

Koster juga menyampaikan bahwa dirinya memberikan perhatian serius terhadap pembangunan di Kabupaten Bangli. Menurutnya, pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam, budaya, adat, dan kehidupan spiritual masyarakat.

Ia menegaskan, pembangunan Bali tidak semata-mata diarahkan pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus mampu menjaga identitas dan karakter Bali yang bersumber dari adat, budaya serta kehidupan spiritual masyarakat.

Komitmen tersebut, lanjut Koster, menjadi bagian dari haluan pembangunan Bali untuk 100 tahun ke depan. Arah pembangunan diharapkan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat fondasi kehidupan masyarakat Bali.

Baca Juga:  Pertemuan Hangat Dubes Georgia dan Gubernur Koster, Bahas Kerja Sama Strategis

“Jaga Bali agar tetap ajeg,” ujarnya.

Koster menegaskan, penguatan seluruh desa adat di Bali menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlanjutan Bali ke depan. Desa adat dinilai memiliki peran strategis dalam mempertahankan nilai-nilai budaya, tradisi, serta kehidupan sosial masyarakat Bali.

Penguatan desa adat juga menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan Bali tetap berpijak pada jati diri dan nilai-nilai lokal. Dengan demikian, kemajuan daerah dapat berjalan beriringan dengan pelestarian warisan budaya dan kawasan yang memiliki nilai sakral.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Mulang Pakelem di Pura Ulun Danu Beratan Bedugul Serangkaian Upacara Mapag Toya

Dalam konteks Kabupaten Bangli, keberadaan kawasan Kintamani dengan Gunung dan Danau Batur menjadi salah satu kekayaan alam sekaligus bagian dari lanskap budaya dan spiritual Bali. Karena itu, keberlanjutan kawasan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan, lingkungan, adat dan budaya.

Melalui komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Bali mendorong agar pembangunan ke depan tetap menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi, kelestarian alam, serta keberlangsungan adat dan budaya. Upaya ini diharapkan dapat memastikan Bali tetap memiliki karakter dan identitas yang kuat bagi generasi mendatang. (yud/updatebali)