Gotong Royong di Desa Adat Batuyang, Putri Koster Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

0
221
Putri Koster turun langsung gotong royong bersama warga di Desa Adat Batuyang untuk mengajak masyarakat kelola sampah dari sumbernya dan memperindah lingkungan sekitar.
Putri Koster turun langsung gotong royong bersama warga di Desa Adat Batuyang untuk mengajak masyarakat kelola sampah dari sumbernya dan memperindah lingkungan sekitar. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, GIANYAR – Ketua TP PKK Provinsi Bali sekaligus Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS), Ibu Putri Koster, turun langsung ke lapangan melaksanakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat Desa Adat Batuyang, Batubulan Kangin, Gianyar.

Kegiatan yang digelar pada Minggu , 1 Juni 2025 pagi tersebut diwarnai semangat tinggi dari Ibu Putri dan para peserta dalam membersihkan lingkungan.

Ibu Putri Koster tampak antusias melakukan berbagai aktivitas, mulai dari menyapu jalan, mencabut rumput liar, hingga membersihkan telajakan rumah warga yang berada di sepanjang Jalan Batuyang.

Selain beraksi fisik, Ibu Putri juga berbincang santai dengan ibu-ibu PKK yang turut berpartisipasi, menguatkan rasa kebersamaan dalam menjaga kebersihan desa.

Baca Juga:  Ambil Haluan Terlalu Kekanan, Pengendara Mio Tewas Usai Tabrak Truk 

Dalam kesempatan itu, Ibu Putri mengajak ibu-ibu PKK untuk mengelola sampah mulai dari sumbernya. Ia menjelaskan bahwa sampah organik dari sisa dapur dan makanan dapat diolah menjadi eco enzyme menggunakan metode tong komposter atau tong edan. Sedangkan sampah organik dari halaman dan sisa upakara dapat diolah melalui teba modern.

“Untuk sampah 3R: reuse, recycle, dan reduce, nanti akan dibuatkan sistem pengolahan oleh desa dan dibawa ke TPS3R serta TPST. Jadi, sampah selesai langsung di sumbernya, paling jauh di desa, tidak ada sampah keluar desa apalagi sampai mengotori desa lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Satria Paparkan Program Rp200 Miliar untuk Nusa Penida di Hadapan Gubernur Koster

Selain itu, Ibu Putri mengimbau Bendesa Adat Batuyang, I Made Sukarta, untuk terus mensosialisasikan pengelolaan sampah berbasis sumber kepada masyarakat serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Ia mengajak warga agar dalam setiap kegiatan adat mulai membiasakan membawa tumbler, tidak membungkus jajanan dengan plastik, dan menghindari minuman kemasan plastik.

“Kalau ada kegiatan adat, masyarakat bisa mulai membawa tumbler untuk tempat air minum, jajanan atau kue tidak lagi dibungkus plastik, dan tidak menyediakan minuman dalam kemasan plastik. Mari kita bersama-sama kurangi penggunaan plastik sekali pakai, agar lingkungan kita bersih, indah, dan asri,” pesan Ibu Putri.

Baca Juga:  Tingkatkan Inklusi Keuangan di Sektor Pertanian, OJK Bali Luncurkan Program TPAKD 2024

Tidak hanya fokus pada pengelolaan sampah, Ibu Putri juga mengajak ibu-ibu PKK untuk memperindah lingkungan sekitar dengan membersihkan dan menata telajakan rumah masing-masing menggunakan rumput dan tanaman bunga.

Kegiatan gotong royong ini turut dihadiri oleh Ibu Wakil Bupati Gianyar dan sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Bali, antara lain Kepala DKLH Provinsi Bali Made Rentin, Kepala Dinas PMD Dukcapil I Made Dwi Dewata, Kepala Dinas Sosial P3A Provinsi Bali AA Sagung Mas Dwipayani, serta pengurus TP PKK Provinsi Bali.(yud/ub)