spot_img
spot_img
BerandaNewsGoethe-Institut Indonesien Mengundang Seniman Indonesia untuk Memamerkan Karya Terkait Tema ‘Utopia’

Goethe-Institut Indonesien Mengundang Seniman Indonesia untuk Memamerkan Karya Terkait Tema ‘Utopia’

UPDATEBALI.com, JAKARTA – Goethe-Institut Indonesien kembali membuka kesempatan bagi para seniman Indonesia untuk memamerkan karyanya dalam seri pameran GoetheHaus Foyer.

Kali ini, tema yang diusung adalah “Utopia”. Para seniman dari segala bidang, baik perorangan maupun kelompok, diundang untuk menginterpretasikan tema ini dengan karya-karya kreatif mereka.

Tema “Utopia” dipilih sebagai cerminan dari beragam catatan, pengamatan, dan interpretasi yang muncul baru-baru ini. Istilah dan konsep “utopia” dapat berkaitan dengan berbagai isu, mulai dari gerakan kesetaraan gender, perubahan sosial masyarakat, hingga refleksi tentang kehidupan dan kebangsaan.

Baca Juga:  Desa Adat Nusamara Gelar Karya Memungkah, Bupati Jembrana Serahkan Bantuan Rp 200 Juta

“Ini adalah tahun kedua penyelenggaraan GoetheHaus Foyer, dan kami sangat tertarik untuk melihat pemikiran para seniman mengenai tema ‘Utopia’. Ruang ikonik Goethe-Institut Jakarta siap menjadi wadah bagi manifestasi kreativitas mereka,” ujar Kepala Bagian Program Budaya Goethe-Institut Indonesien, Ingo Schöningh.

Para seniman dapat mengajukan proposal pameran hingga tanggal 15 Maret 2024. Tiga slot waktu pameran tersedia, yaitu di bulan Mei-Juni, Juli-Agustus, dan November 2024. Berbagai bentuk karya seni dipersilakan, termasuk instalasi, film/video, seni pertunjukan, simposium, atau lokakarya.

Baca Juga:  Pj Gubernur Bali Dorong MGPSSR Jadi Pilar Keberagaman dan Modernisasi

Goethe-Institut Indonesien juga membuka peluang bagi eksperimen, pertunjukan berdurasi panjang, instalasi khusus, produksi karya seni di lokasi, proyek interaktif, dan bentuk kreativitas lainnya. Untuk mendukung para seniman, Goethe-Institut menyediakan tunjangan hingga Rp 30.000.000 yang dapat digunakan untuk honorarium, biaya produksi, dan keperluan lainnya.

Selain itu, untuk seniman yang tinggal di luar Jakarta Raya, Goethe-Institut dapat menanggung biaya perjalanan dan akomodasi selama tiga malam di Jakarta.

Baca Juga:  Lewat FEKDI x IFSE 2025, OJK Mantapkan Langkah Menuju Ekonomi Digital Indonesia

Informasi lebih lanjut mengenai panggilan terbuka ini, persyaratan, dan cara mendaftar dapat ditemukan di .

Ini merupakan kesempatan yang sangat menarik bagi para seniman Indonesia untuk mengungkapkan visi dan interpretasi mereka tentang “Utopia” melalui karya-karya seni yang unik dan inspiratif. Ayo, segera kirimkan proposal Anda sebelum tanggal batas pengajuan! (ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments