GoBali Gelar Welcome Ceremony Summer Semester 2022

0
198

UPDATEBALI.com, Jimbaran – Program GoBali Fakultas Pariwisata kembali mengadakan Welcome Ceremony Summer Semester 2022 yang dilaksanakan pada Jumat (1/4/2022) di Gedung GoBali Fakultas Pariwisata Jimbaran.

Acara ini dilakukan secara hybrid dan diikuti oleh 40 mahasiswa yang berasal dari Jerman, Spanyol, Belanda, serta Austria. Terdapat 37 mahasiswa program sarjana dan 3 mahasiswa program magister. Hadir pada kesempatan tersebut sebanyak 24 mahasiswa asing secara luring, dan sisanya bergabung secara daring.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Buka Turnamen Bola Voli Putra Baba Cup I

Acara di buka oleh Dekan Fakultas Pariwisata yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh Wakil Dekan III, Dr. I Nyoman Ariana, SST.Par., M.Par. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan II Fakultas Pariwisata, Yayu Indrawati, SS., M.Par., Ph.D., Koordinator Kantor Urusan Internasional, Dr. Eng. Ni Nyoman Pujianiki, ST, MT, M.Eng., serta dosen Program GoBali.

Gobali adalah program unggulan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana yang menjadi bagian penting dari upaya Universitas Udayana untuk berkelas dunia, terlebih lagi saat ini Fakultas Pariwisata dalam pengusulan akreditasi internasional FIBAA, seperti yang disampaikan oleh Dr. I Nyoman Ariana, SST.Par., M.Par.

Baca Juga:  Prodi S3 Ilmu Hukum FH Unud Gelar Pengabdian kepada Para Pemangku

Acara dilanjutkan dengan pemaparan akademik, utamanya proses pembelajaran yang disampaikan I Made Kusuma Negara, SE., M.Par. dan dilanjutkan dengan Welcoming Speech oleh Marko Ilic selaku CEO Go Abroad Study Program. Dalam perkuliahan yang dilakukan selama 4 bulan, dari bulan April sampai Juli 2022, mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga melaksanakan kuliah lapangan, aktivitas pengabdian masyarakat bersama mahasiswa reguler di Fakultas Pariwisata.

Baca Juga:  Peradi Denpasar-Polda Bali Bersinergi Beri Layanan Vaksinasi Penguat

“Kolaborasi aktivitas ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi mahasiswa reguler maupun mahasiswa asing dalam proses pembelajaran berbasis lintas budaya,�ungkapnya.(ub/unud.ac.id)