Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, Wujud Nyata Gotong Royong Masyarakat Bali

0
266
Sekretaris I Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri kegiatan pencanangan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu se-Provinsi Bali
Sekretaris I Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri kegiatan pencanangan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu se-Provinsi Bali. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Sekretaris I Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri kegiatan pencanangan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu se-Provinsi Bali yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Rabu 24 Desember 2025.

Gerakan ini digelar untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung program Bali Bersih Sampah. Dalam kegiatan ini, penggunaan Kulkul sebagai sarana komunikasi tradisional menjadi simbol kebersamaan, solidaritas sosial, dan kerja sama di masyarakat Bali.

Baca Juga:  Bupati Tabanan : Ngaben Massal Wujud Nyata Gotong Royong Masyarakat

Setiap kader PKK dan pengurus Posyandu di desa maupun kelurahan diwajibkan melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan, dimulai dari halaman rumah hingga fasilitas umum di lingkungan sekitar. Aksi ini dilakukan serentak setiap Minggu pertama setiap bulan mulai pukul 06.00 hingga 08.00 Wita.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Koster, menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya bagi kader PKK dan Posyandu, tetapi melibatkan seluruh masyarakat.

Baca Juga:  Unud Segera Terapkan TTE Untuk Efektivitas, Efesiensi dan Akurasi dalam meningkatkan Akselerasi Pencapaian Target Kinerja

Kegiatan dimulai dengan bunyi Kulkul 15 menit sebelum aksi bersih-bersih dimulai. Menurutnya, gerakan ini sekaligus mewujudkan HATINYA PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) serta membiasakan masyarakat pada pola hidup bersih dan sehat.

“Kegiatan gotong royong ini juga sekaligus mewujudkan Hatinya PKK yakni Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman. Serta mewujudkan masyarakat pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Baca Juga:  Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Mumbul, Pemkab Buleleng Ajak Warga Tetap Waspada

Sementara itu, Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan apresiasinya terhadap pencanangan kegiatan ini. Menurutnya, gerakan ini menghidupkan kembali nilai luhur Kulkul sebagai simbol kedisiplinan, kebersamaan, dan gotong royong, yang diwujudkan melalui aksi bersih-bersih dari rumah masing-masing demi terwujudnya Bali Bersih Sampah.(per/ub)