Gen Matic 2025: Dorong Generasi Muda Menggerakkan Ekonomi Kreatif Masa Depan

0
464
Kemenekraf dan Bank Indonesia menggelar pelatihan Gen Matic 2025 di Bali untuk melatih generasi muda menjadi talenta digital dan wirausaha kreatif.
Kemenekraf dan Bank Indonesia menggelar pelatihan Gen Matic 2025 di Bali untuk melatih generasi muda menjadi talenta digital dan wirausaha kreatif. Sumber foto Bank Indonesia

UPDATEBALI.com, DENPASAR — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) melalui Direktorat Konten Digital, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, bersinergi bersama Bank Indonesia, menggelar pelatihan Gen Matic 2025 di Gedung Tirta Gangga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Sabtu 14 Juni 2025.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Kemenekraf, Bank Indonesia, dan platform digital Lynk.ID, yang bertujuan melahirkan talenta digital sekaligus wirausaha kreatif di tengah pesatnya teknologi saat ini.

Pelatihan Gen Matic dibuka langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Rifeky Harsya, dan dihadiri juga oleh Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi M. Neil El Hilman, beserta jajaran Kemenekraf lainnya.

Dari Bank Indonesia, tampak juga Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda H. Panjaitan, dan Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto. Pelatihan diikuti oleh 250 peserta yang berasal dari kalangan Generasi Milenial dan Generasi Z, yang punya keterampilan digital dan kreatif.

Baca Juga:  Pemkab Badung Salurkan Bantuan ke 4.160 UMKM

Dalam sambutannya, Butet Linda Panjaitan menyampaikan bahwa Bank Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap peran generasi muda pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kreatif. Langkah tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas, digitalisasi, pendampingan, hingga fasilitasi akses pasar.

“Generasi muda dianggap sebagai motor penting yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, sehingga penguatan keterampilan dan teknologi digital menjadi kunci penting,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Buleleng dan BPSDMP Kominfo Yogyakarta Bersinergi Beri Pelatihan Keuangan Digital kepada Pelaku UMKM

Selain itu, untuk mendukung visi tersebut, Bank Indonesia juga aktif mendorong penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) demi memudahkan proses pembayaran dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Rifeky Harsya, juga memberikan apresiasi atas kerja sama dan sinergi yang terjalin bersama Bank Indonesia. Penguatan ekonomi kreatif memang menjadi aspek penting untuk menjaga pertumbuhan perekonomian Indonesia, lebih mandiri, dan mampu bersaing di tengah transformasi digital.

Kegiatan Gen Matic juga merupakan implementasi dari visi Pemerintah mengenai kemandirian bangsa, sesuai Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029, di mana Bali diberi peran penting sebagai pusat pengembangannya.

Baca Juga:  Bupati Tamba Pastikan Kesehatan Hewan Qurban Jelang Idul Adha

Selain dari Kemenekraf dan Bank Indonesia, pelatihan juga melibatkan sejumlah narasumber dari Lynk.ID, Sekolah Bisnis Online (SBO), dan NR House. Dalam sesi tersebut, Laksono Kurniadi (Bank Indonesia) memberikan materi mengenai Digitalisasi Sistem Pembayaran dan Perlindungan Konsumen, Ervin Yosua Kurniawan Sihombing menyampaikan Keuangan Inklusif, sedangkan perwakilan NR House memberikan tips mengenai penerapan Meta Ads untuk memasarkan produk digital.

Sesi selanjutnya diisi oleh SBO, yang memberikan materi mengenai Cara Mengoptimalkan Keterampilan Diri sesuai Market Digital, lalu dilengkapi dengan sesi praktek mengenai penggunaan platform Lynk.ID untuk mendongkrak penjualan. Pelatihan Gen Matic disambut antusias oleh para peserta, tampak dari proses kegiatan yang berjalan aktif dan dinamis.(yan/ub)