Festival Lingkungan Hidup Denpasar 2025 Resmi Ditutup, Puluhan Penggiat Lingkungan Terima Penghargaan

0
308
Pemerintah Kota Denpasar resmi menutup rangkaian Festival Lingkungan Hidup 2025 yang berlangsung di Taman Kota Lumintang
Pemerintah Kota Denpasar resmi menutup rangkaian Festival Lingkungan Hidup 2025 yang berlangsung di Taman Kota Lumintang. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar resmi menutup rangkaian Festival Lingkungan Hidup 2025 yang berlangsung di Taman Kota Lumintang pada Kamis, 5 Juni 2025.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, hadir langsung untuk menutup kegiatan sekaligus menyerahkan 42 penghargaan kepada para tokoh dan komunitas yang berkontribusi besar dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Festival bertema “Eling Ring Raga” ini menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Penghargaan diberikan kepada para pemenang lomba pengelolaan sungai, Sekolah Adiwiyata tingkat nasional dan mandiri, pengelola TPS 3R, dan bank sampah desa/kelurahan yang menunjukkan komitmen terhadap implementasi Perda No. 8 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sampah.

Baca Juga:  Kemenkominfo dan Dinas Dikbud NTB Gelar Webinar, Bahas Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Bidang Pendidikan  

“Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tapi juga pemantik semangat seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan kota,” ujar Arya Wibawa.

Ia menambahkan bahwa Pemkot Denpasar menggelar peringatan Hari Lingkungan Hidup secara serentak di seluruh desa dan kelurahan, dengan pusat kegiatan di Lapangan Lumintang. Langkah ini juga menjadi bagian dari kampanye besar melawan sampah plastik dan kebiasaan buruk membuang sampah ke sungai.

Baca Juga:  Krisis Sampah Jadi Alarm, Gianyar Genjot Pengelolaan Berbasis Sumber

Melalui gerakan “Bapak Angkat Kebersihan” di setiap OPD dan kerja sama erat dengan desa adat, Pemkot berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap praktik pembakaran sampah yang kini diawasi langsung oleh DLHK dan Satpol PP.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, menekankan bahwa tema “Eling Ring Raga” merupakan ajakan moral untuk memulai perubahan dari diri sendiri. Hal ini sejalan dengan tema global “Ending Plastic Pollution” dan kampanye nasional “Hentikan Polusi Plastik”.

“Kami mendorong masyarakat mulai dari aksi sederhana seperti membawa botol minum sendiri, memilah sampah, hingga memilih produk ramah lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga:  Sampah Menumpuk, Masyarakat Kota Denpasar Harapkan Segera ada Solusi

Festival ini turut diramaikan dengan berbagai lomba dan edukasi lingkungan seperti fashion show daur ulang, lomba video pendek, pelatihan biopori, serta penukaran sampah plastik dengan tumbler dan tas pakai ulang. Sejumlah penampilan hiburan dari Bondres Kartono CS, Hi Puja, dan Nanoe Biroe turut memeriahkan suasana.

“Kegiatan ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, komunitas, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat luas dalam mewujudkan Denpasar yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” tutup Wirabawa.(per/ub)