Enam Nelayan Nyaris Tenggelam saat Menonton Lomba Perahu Layar di Selat Bali

0
211
Enam orang warga Penginuman, Gilimanuk akhirnya diselamatkan satuan Sea Rider Lanal Banyuwangi, setelah perahu yang ditumpanginya mengalami mati mesin dan diterjang ombak di perairan selat Bali pada Minggu 3 Desember 2023 pagi. Sumber foto : istimewa

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Enam orang nelayan warga Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Jembrana nyaris tenggelam setelah perahu yang ditumpanginya mengalami mati mesin dan diterjang ombak, saat menonton lomba perahu layar di perairan Selat Bali, Minggu 3 Desember 2023 pagi. Para nelayan tersebut akhirnya diselamatkan satuan Sea Rider Lanal Banyuwangi.

Dari Informasi, peristiwa kecelakaan laut tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 Wita, sekitar 1,5 mil dari pesisir pantai Gilimanuk. Keenam orang warga tersebut, yakni Adi Surya Prayoga (30), Usman (23), M Ikbal (22), Andre Saputra (21), Agus Nursalim (25), dan Gilang Mukti Ramadhan (21), warga Banjar Penginuman, Gilimanuk berhasil dievakuasi.

Baca Juga:  Pohon Tumbang Hantam Mobil dan Tiang Listrik di Denpasar Timur

Komandan Posal Gilimanuk Letda Bayu menjelaskan, peristiwa bermula saat para nelayan tersebut sedang melihat jalannya lomba perahu layar yang diselenggarakan oleh Lanal Banyuwangi. “Saat itu, mereka melihat ada perahu nelayan lain yang sedang mengalami masalah mesin,” jelasnya.

Kemudian para nelayan tersebut hendak berniat membantu perahu yang mengalami kendala mesin. Namun, apes, justru perahu mereka terbalik akibat gelombang tinggi dan angin kencang, saat hendak mendekati perahu tersebut.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Buka Fun Run HUT ke-20 RSGMP Saraswati Denpasar, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Beruntung, keenam nelayan berserta perahu yang terbalik akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim patroli laut Lanal Banyuwangi. Mereka dievakuasi menggunakan RHIB dan Sea Reader Lanal Banyuwangi.

“Para nelayan tersebut berhasil diselamatkan, berikut perahu mereka juga dievakuasi oleh Sea Reader dan RHIB Lanal Banyuwangi,” pungkasnya. (dik/ub)