Enam Finalis Bersaing di Adhyasta Prajaniti 2026, Dorong Pemerintahan Bersih dan Akuntabel di Bali

0
78
Enam perangkat daerah di Pemprov Bali melaju ke tahap presentasi akhir Penghargaan Adhyasta Prajaniti 2026 yang menilai penerapan manajemen risiko dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Enam perangkat daerah di Pemprov Bali melaju ke tahap presentasi akhir Penghargaan Adhyasta Prajaniti 2026 yang menilai penerapan manajemen risiko dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Sumber foto : Humas pemprov bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Sebanyak enam perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali berhasil melaju ke tahap final penilaian akhir (presentasi) Penghargaan Adhyasta Prajaniti Tahun 2026.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam menentukan perangkat daerah terbaik dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di Bali.

Mengusung tema “Penerapan Manajemen Risiko pada Perangkat Daerah dalam Mendukung Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, proses penilaian berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Juni 2026.

Pada hari pertama, presentasi dibuka oleh Biro Umum Setda Provinsi Bali dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali. Hari berikutnya dilanjutkan oleh Biro Hukum Setda Provinsi Bali serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali. Sementara itu, sesi penutup diisi oleh Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali dan Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama Provinsi Bali.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Apresiasi Sekaligus Buka Kejuaraan Pencak Silat Bupati Tabanan Cup 2023

Masing-masing finalis memaparkan inovasi dan gagasan yang telah diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah. Seluruh presentasi menyoroti penerapan manajemen risiko sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, dan akuntabel.

Selain itu, berbagai inovasi yang disampaikan juga mencerminkan penguatan sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung visi pembangunan Bali yang maju, berkualitas, serta didukung sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.

Baca Juga:  Bupati Suradnyana Harapkan TPS 3R Patas Bersih Menjadi Solusi Selesaikan Permasalahan Sampah

Presentasi tersebut tidak hanya menunjukkan capaian kinerja, tetapi juga menegaskan komitmen berkelanjutan masing-masing perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik dan berkelanjutan.

Penilaian dilakukan oleh tim asesor yang terdiri dari unsur akademisi dan praktisi, yakni Dr. Ida Bagus Erwin Ranawijaya dari Fakultas Hukum Universitas Udayana, I Nyoman Agus Santika dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali, serta Rustam dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali.

Baca Juga:  Sedana Arta : Bangli Kuasai 54 Persen Produksi Telur di Bali

Seluruh proses penilaian dilaksanakan secara objektif, independen, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hasil akhir dari seluruh tahapan akan menjadi dasar penetapan perangkat daerah terbaik penerima Penghargaan Adhyasta Prajaniti Tahun 2026.

Pengumuman dan penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Bali.(yud/ub)