spot_img
spot_img
BerandaBaliDukung Wali Kota Denpasar, Ketua PC KMHDI Denpasar: Harusnya Pemerintah Pusat Apresiasi

Dukung Wali Kota Denpasar, Ketua PC KMHDI Denpasar: Harusnya Pemerintah Pusat Apresiasi

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Pimpinan Cabang Denpasar (PC KMHDI Denpasar) menyatakan dukungan terhadap Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara terkait polemik penonaktifan peserta BPJS PBI yang belakangan menjadi perhatian publik dan mendapat tanggapan dari Saifullah Yusuf.

Ketua PC KMHDI Denpasar, Panca Kusuma, menegaskan bahwa pernyataan Wali Kota Denpasar memiliki dasar kebijakan yang jelas dan tidak berdiri tanpa landasan administratif.

Menurutnya, kebijakan penonaktifan peserta BPJS PBI untuk kelompok desil 6–10 merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta Surat Menteri Sosial Nomor S-445/MS/DI.01/6/2025. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penataan ulang basis data kesejahteraan nasional melalui pemutakhiran Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

Baca Juga:  Dukung Spiritualitas dan Budaya, Wali Kota Denpasar Hadiri Karya Agung Arya Wang Bang Pinatih

“Secara normatif, terdapat keterkaitan antara kebijakan teknis kementerian dan arah kebijakan yang ditetapkan melalui Instruksi Presiden. Karena itu, pernyataan Wali Kota memiliki argumentasi administratif yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Panca Kusuma dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/2/2026).

PC KMHDI Denpasar menilai polemik yang berkembang seharusnya tidak terjebak pada persoalan redaksional atau narasi semata. Ia menekankan bahwa yang lebih penting adalah dampak kebijakan terhadap masyarakat, khususnya terkait akses Jaminan Kesehatan Nasional dan layanan sosial lain yang berbasis data DTSEN.

Baca Juga:  Dukung Gerakan Sosial, Pj Bupati Buleleng Serukan Kepahlawanan melalui Kepedulian

Selain itu, Ketua PC KMHDI Denpasar juga menyoroti pentingnya koordinasi vertikal antara kementerian dan pemerintah daerah sebelum kebijakan dijalankan agar tidak menimbulkan kebingungan di tingkat daerah.

Dalam pernyataannya, Ketua PC KMHDI Denpasar turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Denpasar yang menggunakan dana APBD untuk mengaktifkan kembali kepesertaan masyarakat terdampak.

“Langkah tersebut menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan solutif. Fokus utama seharusnya adalah perlindungan hak kesehatan masyarakat, bukan polemik politik narasi,” kata Panca Kusuma.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Buka Parade Seni dan Budaya Peguyangan Kangin Festival 2024

PC KMHDI Denpasar menyatakan bahwa kepala daerah yang mengambil langkah protektif untuk menjamin keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat layak mendapatkan apresiasi. (*/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments