spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungDukung Pelestarian Adat dan Budaya, Bupati Badung Hadiri Karya Atma Wedana di...

Dukung Pelestarian Adat dan Budaya, Bupati Badung Hadiri Karya Atma Wedana di Bongkasa

UPDATEBALI.com, BADUNG – Sebagai wujud sradha bhakti serta kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa beserta istri, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta beserta istri, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri sekaligus ngupasaksi Karya Atma Wedana, Metatah, dan Mepetik yang diselenggarakan oleh krama Banjar Sayan Agung, Desa Bongkasa di Puri Agung Banyuning, Kecamatan Abiansemal, pada Rabu, 2 April 2025.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan karya atma wedana, Bupati Adi Arnawa menyerahkan dana punia sebesar Rp 20 juta, sedangkan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta turut memberikan punia sebesar Rp 10 juta.

Baca Juga:  Bupati Badung Hadiri Kenal Pamit Kapolda Bali, Tekankan Sinergi dalam Menjaga Keamanan

Acara ini juga dihadiri oleh Penglingsir Puri Ageng Mengwi dan Asta Puri, Camat Abiansemal beserta jajaran Tripika Kecamatan, Plt. Perbekel Bongkasa, dan Perbekel Bongkasa Pertiwi.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung mendukung penuh pelaksanaan karya atma wedana yang dilakukan oleh krama Banjar Sayan Agung.

Menurutnya, upacara ini merupakan bentuk bakti suci kepada leluhur serta sejalan dengan prioritas pembangunan Badung dalam menjaga adat, agama, tradisi, seni, dan budaya.

Baca Juga:  Bupati Badung Dorong Sekaa Teruna Jadi Agen Perubahan dalam HUT ke-73 STT Dipa Mandala

“Kami selaku pemerintah berterima kasih sudah bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Sayan Agung untuk ngupasaksi karya atma wedana dan metatah ini. Semoga dapat berjalan dengan baik, mamargi antar, sida purna, sida sidaning don,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Sementara itu, Prawartaka Karya, I Nyoman Nada, dalam laporannya menyampaikan bahwa Karya Atma Wedana dan Metatah ini diikuti oleh 19 sekah dan 22 peserta metatah. Rangkaian upacara telah dimulai sejak 19 Maret 2025 dengan pelaksanaan upacara mapekeling dan nanceb.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Hadiri Kegiatan Bimtek Kewirausahaan Berperspektif Gender Bagi Perempuan Penyintas oleh Yayasan Dharma Tegeh Kori

Puncak acara pada Rabu, 2 April 2025, diawali dengan prosesi purwa daksina, mesangih, ngening, puncak karya nyekah, mepetik, dan meprelina.

Sehari setelah puncak acara, akan dilaksanakan upacara nyegara gunung ke Pura Goa Lawah, diikuti dengan mendak nuntun dan prosesi ngelinggihang di Merajan masing-masing.

Dengan kehadiran jajaran pemerintah daerah dalam upacara ini, diharapkan pelaksanaan karya suci ini dapat berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat yang terlibat. (den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments