spot_img
spot_img
BerandaNasionalDrama Lap Terakhir Gagalkan Podium, Ramadhipa Tetap Jaga Peluang Juara Moto3 Junior

Drama Lap Terakhir Gagalkan Podium, Ramadhipa Tetap Jaga Peluang Juara Moto3 Junior

UPDATEBALI.com, JAKARTAPebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, kembali menunjukkan daya saingnya pada putaran FIM Moto3 Junior World Championship yang berlangsung di Circuito de Jerez – Ángel Nieto, Spanyol, Minggu, 5 Juli 2026.

Meski gagal naik podium, pebalap Honda Asia Dream Racing Junior Team itu berhasil membawa pulang sembilan poin yang membuat peluangnya dalam perebutan gelar musim ini tetap terbuka.

Ramadhipa tampil menjanjikan sejak sesi kualifikasi dengan menempati posisi start kelima. Namun, pada race pertama, pebalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu kehilangan beberapa posisi setelah start dan sempat turun ke urutan kedelapan.

Balapan kemudian dihentikan sementara akibat insiden yang memicu keluarnya bendera merah (red flag). Setelah dilanjutkan dengan durasi yang dipangkas menjadi 10 lap, persaingan berlangsung semakin ketat.

Baca Juga:  Astra Motor Bali Umumkan Juara Regional Technical Skill Contest 2024

Ramadhipa sempat keluar dari 10 besar sebelum akhirnya mampu memperbaiki posisinya dan finis di peringkat ketujuh untuk mengamankan sembilan poin.

Race kedua digelar beberapa jam kemudian dengan suhu lintasan yang meningkat hingga sekitar 60 derajat Celsius. Kali ini Ramadhipa melakukan start lebih baik dan langsung bersaing di kelompok terdepan.

Dua pebalap di depannya mengalami insiden pada lap awal sehingga membuka peluang bagi Ramadhipa yang mengendarai Honda NSF250RW untuk masuk dalam perebutan podium. Ia mampu bertahan di barisan depan hingga lap terakhir.

Namun, harapan meraih hasil maksimal pupus setelah terjadi kontak dengan pebalap lain menjelang finis yang membuatnya terjatuh. Meski berhasil bangkit dan melanjutkan balapan, Ramadhipa harus puas mengakhiri race kedua di posisi ke-21.

Baca Juga:  Hadir Sebagai Narasumber, Bupati Sedana Arta Paparkan Potensi Perkembangan Pembangunan di Kabupaten Bangli 

“Race satu berjalan cukup sulit. Saya berusaha tetap berada di grup depan namun kesulitan menemukan ritme, sehingga saya memutuskan untuk bertahan dan poin berhasil diamankan. Di race kedua, sejak awal saya mencoba memimpin jalannya balapan, tetapi belum berhasil. Sayang, pada lap terakhir pebalap lain menabrak sisi kanan motor hingga saya terjatuh. Kini kami harus bekerja keras, baik fisik maupun mental, agar tampil kuat dan cepat di Magny-Cours,” ujar Ramadhipa.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan Ramadhipa yang dinilai mampu menunjukkan perkembangan positif sepanjang akhir pekan balap di Jerez.

Menurutnya, meski hasil yang diharapkan belum sepenuhnya tercapai, konsistensi dan daya juang pebalap muda Indonesia tersebut menjadi modal penting menghadapi seri berikutnya.

Baca Juga:  Dua Kakek di Melaya Nyaris Perang Sajam, Salah Satu Mantan DPRD Jembrana

“Ramadhipa mampu menunjukan perjuangan yang solid dalam dua race berbeda. Melalui semangat satu hati, kami pun terus mendukungnya agar dapat terus bersaing dengan optimal dan semakin melesat pada putaran berikutnya,” ujar Andy Wijaya.

Tambahan sembilan poin dari race pertama membuat Ramadhipa kini mengoleksi 60 poin dan menempati peringkat keempat klasemen sementara FIM Moto3 Junior World Championship. Ia hanya terpaut sembilan poin dari tiga pebalap yang saat ini berbagi posisi puncak klasemen.

Putaran keempat kejuaraan akan berlangsung di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24–26 Juli 2026, sebelum kompetisi memasuki jeda musim panas.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments