DKKORP gandeng UMKM dukung “Sport Tourism” di Surabaya

0
160

UPDATEBALI.com, Surabaya  – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (DKKORP) Kota Surabaya menggandeng Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pahlawan, Jatim, guna mendukung sport tourism atau wisata yang dikombinasikan dengan olahraga.

Kepala Bidang Olahraga DKKORP Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo di Surabaya, Selasa, mengatakan salah satu kegiatan yang melibatkan UMKM dalam sport tourism adalah Kejuaraan Bola Voli antar-Bank dan Instansi se-Kota Surabaya berlangsung pada 28-31 Maret 2022.

Baca Juga:  "1000 Startup Digital" Diharap Hadirkan Solusi dengan Kearifan Lokal

“Ini sesuai instruksi dari Pak Wali Kota Eri Cahyadi agar menggandeng para pelaku UMKM untuk mendukung sport tourism,” kata dia.

Menurut dia, tujuan utama dari sport tourism ini adalah untuk menggerakkan roda perekonomian di Kota Surabaya yang sempat terdampak oleh pandemi COVID-19.

“Pandemi COVID-19, membuat perekonomian tersendat, tetapi sekarang Kota Surabaya sudah level 1. Maka, selain ada pertandingan digelar, para pendukung maupun warga sekitar bisa menikmati UMKM yang kami sediakan,” ujar dia.

Baca Juga:  Harga Cabai Rawit di Pasar Tradisional Penajam Naik

Sebelumnya, Kepala DKKORP Surabaya Wiwiek Widyati mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengadakan basket Piala Wali Kota untuk atlet basket yang sudah pensiun.

“Mereka kan ada yang dari luar Surabaya, setelah perlombaan, mereka akan kami ajak berkunjung ke tempat wisata yang ada di Surabaya,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, para atlet juga akan diajak ke pusat kuliner dan oleh-oleh khas Kota Surabaya seperti yang ada di Surabaya Kriya Gallery (SKG) Reborn di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno atau lainnya.

Baca Juga:  Kolaborasi BPR Lestari dan BPR KAS: BPR Bersatu tak bisa Dikalahkan

Menurut dia, SKG Reborn telah menyiapkan oleh-oleh khas Kota Surabaya berupa produk lokal berkualitas yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM mulai makanan dan minuman, fashion, aksesoris serta masih banyak lainnya.

“Jadi nanti mereka bisa memanfaatkan SKG ini sebagai tempat pusat oleh-olehnya Surabaya,” kata Wiwiek. (ub/ant)