spot_img
spot_img
BerandaBaliDisnaker Buleleng Buka Pelatihan Bahasa Jepang Gratis di BLK Lovina Tahun 2026

Disnaker Buleleng Buka Pelatihan Bahasa Jepang Gratis di BLK Lovina Tahun 2026

GATRABALI.COM, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng terus memperkuat kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di pasar kerja, khususnya peluang kerja ke luar negeri.

Upaya tersebut diwujudkan melalui program pelatihan keterampilan kerja yang akan digelar di Balai Latihan Kerja Lovina sepanjang tahun 2026.

Kepala Disnaker Buleleng, Putu Arimbawa, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis, 15 Januari 2026, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 BLK Lovina akan menyelenggarakan tujuh paket pelatihan. Dua paket didanai melalui APBD Kabupaten Buleleng Tahun 2026 dan lima paket lainnya bersumber dari APBN.

“Dua paket pelatihan dari APBD kami fokuskan pada pelatihan bahasa Jepang. Permintaan tenaga kerja ke Jepang sangat tinggi. Sepanjang tahun 2025 saja, pengiriman tenaga kerja ke Jepang mencapai sekitar 2.500 orang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Undiksha-BKKBN Siap Bekerja Sama Cegah Stunting

Ia menambahkan, penguasaan bahasa Jepang menjadi kunci utama karena seluruh aktivitas kerja di Jepang menggunakan bahasa Jepang. Melihat peluang tersebut, Pemkab Buleleng membuka pelatihan bahasa Jepang secara gratis bagi masyarakat.

Pendaftaran dibuka mulai 19 Januari hingga 10 Februari 2026. Masyarakat dapat mendaftar langsung ke BLK Lovina, melalui laman Siap Kerja, atau media sosial Disnaker Buleleng. Apabila mengalami kendala pendaftaran daring, calon peserta dapat datang langsung ke BLK atau menghubungi layanan di nomor 081 233 996 448.

Adapun persyaratan peserta meliputi usia minimal 18 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta terbuka untuk semua jenis kelamin. Dokumen yang perlu disiapkan antara lain fotokopi ijazah terakhir (SD, SMP, atau SMA), fotokopi KTP dan KK, serta memiliki alamat email dan nomor ponsel aktif.

Baca Juga:  Monitoring Kebermanfaatan Bendungan Titab, Staf Ahli Sekkab RI Kunjungi Buleleng

Pelatihan bahasa Jepang ini tidak dipungut biaya alias gratis sepenuhnya. Karena keterbatasan tempat dan instruktur, pelaksanaan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 11 Maret–30 April 2026, sedangkan gelombang kedua pada 4 Juni–21 Juli 2026. Setiap gelombang diikuti oleh 16 peserta.

“Jika pendaftar lebih dari 32 orang, akan dilakukan seleksi dengan prioritas masyarakat kurang mampu. Namun jika pendaftar 32 orang atau kurang dan memenuhi syarat, semuanya akan kami terima,” jelasnya.

Instruktur pelatihan akan didatangkan dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta yang berpengalaman. Kurikulum mengacu pada standar LPK, dan peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat sebagai bekal penempatan kerja.

Baca Juga:  Pemkab. Badung Evaluasi Capaian MCP Triwulan III

Sementara itu, untuk lima paket pelatihan yang bersumber dari APBN, Disnaker Buleleng masih menunggu petunjuk teknis dari kementerian terkait. Informasi sementara, pelatihan yang akan dibuka meliputi perawatan AC rumah tangga, menjahit pakaian wanita, komputer, instalasi listrik, dan spa terapis dengan total peserta sekitar 80 orang.

Putu Arimbawa mengajak masyarakat Buleleng, khususnya para pencari kerja, untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Pemerintah hadir untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja. Keterampilan bahasa Jepang ini akan sangat bermanfaat untuk merebut peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri, khususnya di Jepang,” pungkasnya. (adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments