spot_img
spot_img
BerandaBaliDimulai Tahun Ini, Ratusan Siswa SMP di Jembrana Terima Layanan Transport Sekolah...

Dimulai Tahun Ini, Ratusan Siswa SMP di Jembrana Terima Layanan Transport Sekolah Gratis

UPDATEBALI.comJEMBRANAPemkab Jembrana akan memberikan layanan transport sekolah gratis bagi para siswa siswi SMP yang mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Program yang akan dilaksanakan tahun 2024 ini, menelan anggaran hingga 1 milyar rupiah.

Program layanan tersebut akan mengakomodir sebanyak 390 orang siswa dari 18 SMP Negeri di seluruh kecamatan, termasuk juga di dalamnya beberapa orang siswa tanpa KIP.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Hadiri Rapat Paripurna ke-7 Terkait Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun 2025

Menurut Kepala Bidang Perhubungan, Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana, I Gede Ariadi, total anggaran yang digelontorkan dalam setahun hampir mencapai Rp1 Miliar untuk ratusan siswa terutama yang memiliki kartu Indonesia pintar (KIP) dan masuk dalam DTKS.

“Anggarannya, Rp900 Juta lebih, dalam setahun,” kata Ariadi, Senin 8 Januari 2024.

Dalam program ini, kata dia, akan melibatkan angkutan kota (angkot) dan angkutan desa (angdes) yang disiapkan sebanyak 54 unit kendaraan tersebar di seluruh kecamatan, yang notabene sudah memiliki izin lengkap dan layak untuk jalan.

Baca Juga:  Jalan Sehat HUT Kota Negara ke-127 Diikuti Ribuan Peserta

“Intinya kita juga ingin bangkitkan angdes dan angkot di Jembrana,” imbuhnya.

Untuk teknisnya, lanjut Ariadi, pihaknya menyiapkan sejumlah titik kumpul untuk penjemputan siswa yang diakomodir. Sehingga siswa bisa menunggu jemputan di suatu tempat kemudian berangkat ke sekolah yang dituju.

“Nanti ada 54 unit yang tersebar di seluruh Kecamatan. Anggarannya sudah siap, tinggal kita ekskusi saja nanti kapan jadwal pasnya,” tandasnya.

Baca Juga:  PAD Jembrana Tembus Rp244 Miliar, Bupati Kembang Perintahkan Tutup Semua Celah Kebocoran

Namun sebelum program tersebut bergulir, pihaknya berencana akan melakukan audiensi dengan pihak organda. Sebab, saat ini kepengurusan organda masih dalam struktur lama.(dik/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments