Diduga Tersinggung, Pria Asal Desa Kayuputih Dikroyok

0
198
Ilustrasi (istockphoto)
Ilustrasi (istockphoto)

UPDATEBALI.com, BULELENG – Pria asal Desa Kayuputih, Buleleng, bernama Kadek Tino Adinata diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok remaja di sekitar Pantai Lovina, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, pada Jumat 22 September 2023. Dugaan sementara aksi pengeroyokan ini dipicu akibat ketersinggungan.

Saat dikonfirmasi Senin 25 September 2023, Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dimana aksi pengeroyokan itu sempat diunggah akun instagram story @murak.bal pada Sabtu 23 September 2023 malam.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Langkah ATLAS Beach Fest Berikan Jamsos pada Karyawannya

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, awalnya sekitar pukul 20.30 Wita korban bersama pacarnya pergi ke wilayah Kelurahan Penarukan, Buleleng untuk mengambil handphone yang sudah selesai di servis. Kala itu korban pergi dengan mengendarai sepeda motor nmax.

Kemudian saat tiba di dekat pantai lovina, sekitar 21.30 Wita tiba – tiba kendaraan korban disenggol pengendara nmax biru tidak dikenal hingga mengakibatkan korban dengan sang pacar terjatuh. Saat itu tidak terjadi keributan, namun pelaku langsung memukul korban menggunakan helm.

Baca Juga:  Polisi Diminta Tindak Tegas Kasus Buka Paksa Portal Saat Nyepi di Sumberklampok

“Ada yang nyerempet korban, setelah itu terjatuh tapi tidak terjadi keributan. Namun beberapa saat kemudian orang tersebut langsung memukul dengan helm sebanyak dua kali,” Ucap Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika.

Selanjutnya sekitar pukul 02.00 dinihari segerombolan orang sekitar 15 orang yang tidak diketahui identitasnya tiba – tiba mendatangi korban dan langsung melakukan aksi pengeroyokan. Sang pacar sudah mencoba berteriak minta tolong namun para pelaku tidak menghiraukan hal tersebut.

Baca Juga:  Munggah Deha Teruna, Sembilan Anak Remaja Keturunan Puri Satria Dalem Kaleran Ditandu Keliling Kuta

“Korban dan pacarnya ini masih berada disana. Kemudian datanglah segerombolan orang yang bawa nmax kurang lebih 15 orang langsung melakukan pengeroyokan,” Terang AKP Darma.

Tidak terima akan hal tersebut, korban lantas melaporkan peristiwa ini ke Polres Buleleng, pada Sabtu malam. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan, dugaan sementara aksi ini dipicu karena adanya ketersinggungan sesama pengguna nmax.(dna/ub)