spot_img
spot_img
BerandaNewsDiduga Suspect Rabies, Seorang Wanita Meninggal dengan Riwayat Gigitan Anjing di Jembrana

Diduga Suspect Rabies, Seorang Wanita Meninggal dengan Riwayat Gigitan Anjing di Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Seorang wanita berinisial NN (45) asal Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jembrana meninggal dunia setelah diduga terkena virus rabies.

Korban diduga terkena virus rabies setelah sebelumnya mengalami riwayat gigitan anjing sekitar 3 bulan yang lalu. 

"Ia (korban) kemudian mengeluhkan rasa sesak dan tercekik sulit bernapas, sehingga dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Negara pada tanggal 2 Maret 2023 sekitar pukul 20.00 WITA," kata Kabid Pengendali Medik Dan Kendali Mutu RSU Negara dr. Gusti Ngurah Putu Adnyana ditemui di RSU Negara, Senin 6 Maret 2023.

Menurutnya, setelah dilakukan pemeriksaan secara klinis, pasien dicurigai mengidap virus rabies dan diberikan perawatan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) perawatan pasien.

Namun, pada hari Minggu, 5 Maret 2023, kondisi kesehatan korban mulai menurun dan dokter memberikan terapi dan pengobatan.

"Pada hari Senin, 6 Maret 2023 sekitar pukul 11.40 WITA, korban menunjukkan gejala henti nafas dan dilakukan bantuan hidup dasar oleh dokter yang jaga. Namun, pada pukul 12.03 WITA korban dinyatakan meninggal dunia," ungkapnya.

Baca Juga:  Nobar Bersama Erick Thohir, Pj Gubernur Bali Apresiasi Semangat Garuda Pertiwi U-17 di Piala Asia Wanita U-17 2024

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa gejala khas yang dicurigai mengarah ke virus rabies adalah hidrofobia dan airofobia. Korban takut dengan air dan cahaya terang.

{bbbanner}

"Jadi sesuai dengan penjelasan dari dokter jaga juga, waktu itu sudah melapor ke dokter spesialisnya. Bahwa gejala khas yang kita curigai ke arah rabies adalah gejala hidrofobia dan air phobia," ucapnya.

"Jadi waktu itu pasien dicoba untuk minum air dan memang pasien merasa sesak tercekik dan tidak bisa memasukkan atau meminum air, juga takut dengan cahaya yang terang," imbuhnya.

Selain itu, kata dia, keluarga korban juga mengungkapkan bahwa korban pernah digigit oleh anjing tetangga pada pangkal ibu jari kaki kanan sekitar 3 bulan yang lalu, namun tidak pernah melapor atau berobat di Puskesmas.

"Memang dari keluarga menjelaskan bahwa kurang lebih 3 bulan sebelumnya, pernah digigit anjing tetangga di jari kaki dan pasien tidak datang ke Puskesmas untuk mendapatkan pengobatan," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk selalu melaporkan jika ada kejadian serupa.

Paling tidak bisa melakukan langkah awal jika terjadi gigitan anjing untuk mencuci luka dengan sabun hingga bersih di air yang mengalir.

Selanjutnya datang ke faskes terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Terpisah, ditemui dirumah duka Made P (47) suami korban menuturkan, jika korban memang pernah mengalami riwayat gigitan anjing sekitar 3 bulan lalu.

Korban yang berjualan di warung depan rumahnya saat itu sempat melihat anjing kecil. Kemudian korban mendekati anjing tersebut, menyentuh dengan kaki kanan. 

"Kalau dia (korban) memang senang sama hewan peliharaan. Dilihat ada anjing kecil lucu didekati, kemudian di colek colek sama kaki dan digigit lah sedikit pada jari kaki," ucapnya.

Baca Juga:  Kiprah Dr Sim yang Berkontribusi di Dunia Tinju Indonesia

Korban yang tergigit saat itu, sudah sempat membersihkan luka, mencuci dengan air dan digosok jeruk nipis.

Meski begitu, suami korban sempat menyarankan korban untuk pergi berobat ke puskesmas guna mendapatkan vaksin.

Namun korban saat itu menolak, karena menganggap luka hanya sedikit. 

"Saya sempat ajak dia (korban), ke dokter aja yuk periksa biar dapat vaksin.

Tapi dia jawab, nggak usah cuman sedikit ini nggak apa apa," ujarnya menirukan kata korban.

Saat ini korban sudah disemayamkan di rumah duka dan akan dilakukan upacara pengabenan pada tanggal 9 Maret mendatang.

Hingga saat ini, kasus ini masih diduga suspect rabies dan akan ditindaklanjuti oleh pihak atau petugas berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut. (dik/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments