spot_img
spot_img
BerandaBaliDi Jembrana, Minyak Langka dan Harga Sembako Mulai Naik

Di Jembrana, Minyak Langka dan Harga Sembako Mulai Naik

UPDATEBALI.com, Jembrana – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Jembrana mulai meroket, disamping kelangkaan minyak goreng saat ini masih terjadi di beberapa pasar di Jembrana. Kenaikan harga paling tinggi seperti cabai dan bawang naiknya hingga di atas Rp 10 ribu setiap kilogramnya.

Informasi yang dihimpun, kenaikan harga terjadi sejak sebelum Hari Raya Nyepi, namun setelah Hari Raya Nyepi, kenaikan harga mulai melambung tinggi. Seperti di Pasar Umum Negara, Jembrana, sejumlah kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan drastis. Kenaikan sejumlah kebutuhan pokok ini diduga karena cuaca yang membuat para petani gagal panen.

Baca Juga:  Menuju Jurnal Terakreditasi, FISIP Selenggarakan Workshop Pengelolaan Publikasi Ilmiah

Misalnya harga cabai, sebelum hari raya Nyepi per kilogram Rp 40 ribu, saat ini Rp 60 ribu. Selain cabai, harga bawang dari harga Rp 23 ribu, setelah hari Raya Nyepi naik menjadi Rp 32 ribu. Karena cuaca buruk yang membuat gagal panen. Dampaknya, cabai dari Buleleng dan Bima, NTB, Begitu juga bawang dari Jawa, pasokan berkurang drastis sedangkan permintaan tinggi. Otomatis harga cabai melambung tinggi.

Baca Juga:  Gencar Tingkatkan Kualitas Akademik, FISIP Unud Jalin Kerja Sama dengan IDB Bali

Sedangkan minyak goreng, pedagang tidak ada lagi menjual minyak goreng, karena masih kekurangan stok minyak goreng. Padahal warga saat ini sudah mulai mencari minyak goreng.

“Lebih baik harga tinggi, tetapi stok banyak. Daripada sekarang, harga murah tapi tidak ada minyak yang dijual,” ujar Syafi’i, pedagang pasar umum negara.

Disamping itu, sejumlah pedagang juga menanggapi sinis dengan pemerintah. Bahkan pedagang menyebut, pemerintah kabupaten dari dinas terkait sudah rutin datang dan hanya mengecek harga, tetapi dinilai tidak memberikan solusi dengan kenaikan harga yang melambung tinggi dan kelangkaan minyak goreng ini.

Baca Juga:  Ular Sanca yang Melahap Ternak Warga Berhasil Ditangkap Tim DAMKAR

“Setiap hari didata terus, tapi harga tidak turun,” ujar sejumlah pedagang. (nal/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments