UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Desa Adat Puseh Agung, Kecamatan Negara, menggelar Karya Pitra Yadnya Kusa Pranawa pada hari Minggu (23/6/2024) dengan melaksanakan upacara Atma Wedana atau Ngaben Massal. Sebanyak 160 sawa disucikan dalam upacara ini.
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, hadir dalam acara tersebut dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya upacara ini.
“Tentu hal ini menjadi wujud penghormatan dan pengabdian kepada leluhur serta sebagai bentuk kebersamaan dan gotong-royong yang dijunjung tinggi oleh masyarakat,” ucapnya.
Bupati Tamba juga menyatakan keyakinannya bahwa ngaben ini merupakan salah satu bagian dari kewajiban umat sedharma yang lahir di bumi. Sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bupati Tamba menyerahkan bantuan dana secara simbolis sebesar Rp 200 juta yang bersumber dari APBD kepada Prawartaka Karya.
“Titiang sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Jembrana senantiasa mendoakan yadnya sane becik puniki bisa berjalan sesuai yang diharapkan. Dukungan pemerintah diharapkan dapat meringankan beban dari masyarakat sareng sami,” ujarnya.
Prawartaka Karya sekaligus Bendesa Adat Desa Adat Puseh Agung, I Ketut Budiarsa, dalam laporannya menyatakan bahwa rangkaian Karya Pitra Yadnya Kusa Pranawa digelar sejak tanggal 12 Juli hingga 25 Juni, dengan 160 sawa yang mengikuti upacara tersebut.
“Peserta yang mengikuti Karya Pitra Yadnya Atma Wedana atau Ngaben Massal ini sebanyak 160 sawa, yang terdiri dari 84 sawa untuk Nyekah atau memukur dan 76 sawa untuk Ngelungah,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa peserta tidak dikenakan biaya dalam mengikuti Karya Pitra Yadnya Atma Wedana atau Ngaben Massal ini karena sudah didukung oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana.
“Suksma antuk Pemerintah Kabupaten Jembrana utamanya Bapak Bupati atas bantuan yang diberikan tentu sangat meringankan beban keluarga yang melaksanakan Atma Wedana atau Ngaben Massal di Desa Adat Puseh Agung,” pungkas Ketut Budiarsa.(yud/ub)





