
UPDATEBALI.com, DENPASAR — Ribuan warga memadati kawasan pusat Kota Denpasar saat kegiatan Denpasar Run In Love digelar, Sabtu 14 Februari 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar.
Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Gubernur Bali Wayan Koster yang didampingi Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di kawasan Patung Catur Muka.
Start lomba ditandai dengan pengibasan bendera oleh gubernur. Hadir pula Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta jajaran Forkopimda setempat.
Kegiatan lari santai yang digelar tanpa biaya pendaftaran ini diikuti 1.996 peserta. Para peserta menempuh rute dari kawasan Catur Muka, melintasi Jalan Gajah Mada, dan finis di Jalan Udayana. Sejak awal hingga akhir kegiatan, suasana meriah terlihat dari antusiasme pelari yang ikut memeriahkan perayaan hari jadi Kota Denpasar.
Di sela kegiatan, Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kota.
“Kegiatan ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mengedukasi. Kami tetap menekankan pengelolaan sampah selama pelaksanaan fun run. Terima kasih kepada komunitas peduli lingkungan seperti Malu Dong yang terus mengingatkan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Jaya Negara, sembari turut menyusuri rute 5K bersama Gubernur Koster dan jajaran Forkopimda.
Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang sempat mengalami gangguan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menjelaskan bahwa HUT ke-238 Kota Denpasar mengangkat tema Samasta Bhuwana Jagaditha yang mencerminkan penguatan nilai Tri Hita Karana dalam konteks pembangunan yang lebih luas.
“Tema ini bermakna kesejahteraan bagi seluruh alam semesta. Bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga keseimbangan nilai spiritual, sosial, dan lingkungan,” jelas Sekda Eddy Mulya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian peringatan HUT Kota Denpasar dirancang dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat sehingga semangat kebersamaan tetap terjaga melalui beragam agenda kegiatan.
“Sinergi dan kolaborasi lintas generasi menjadi kekuatan kita dalam membangun Kota Denpasar yang kreatif dan harmonis,” pungkasnya.(per/ub)


