Denpasar Dominasi Kasus HIV/AIDS, Pemprov Bali Tingkatkan Upaya Pencegahan

0
352
Denpasar Dominasi Kasus HIV/AIDS, Pemprov Bali Tingkatkan Upaya Pencegahan
Denpasar Dominasi Kasus HIV/AIDS, Pemprov Bali Tingkatkan Upaya Pencegahan. Sumber foto: Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Puncak Peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 digelar di area timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, pada Minggu, 1 Desember 2024.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra, mewakili Pj. Gubernur Bali.

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Bali menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan kondusif untuk penanggulangan HIV/AIDS.

Ia menekankan bahwa empati dan simpati kepada Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) harus menjadi bagian dari pendekatan masyarakat untuk mengurangi stigma dan diskriminasi. Hal ini sejalan dengan tema Hari AIDS Sedunia 2024, “Hak Setara untuk Semua, Bersama Kita Bisa”.

Baca Juga:  1.000 Siswa SD Sikat Gigi Bersama Rayakan HKGN 2022 di Bali

“Implikasi dari sikap empati ini akan mendorong ODHIV menjadi agen pencegahan, bukan sebagai agen penularan seperti yang dikhawatirkan banyak pihak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya perilaku hidup sehat untuk mencegah HIV/AIDS, mengingat 70% kasus terjadi melalui hubungan seks berisiko dan penggunaan jarum suntik tercemar HIV. Upaya penanggulangan juga melibatkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan pendekatan disiplin dalam keluarga.

Baca Juga:  Spotify: Podcast Jadi Konten Audio Andalan untuk Segarkan Hari

“Saya optimis kita bisa menghentikan epidemi HIV/AIDS jika konsisten dengan komitmen ‘Tepati Janji – Stop AIDS.’ Terapkan konsep A (Abstinence/puasa seks), B (Be faithful/saling setia), C (Condom use/gunakan kondom pada seks berisiko), D (Do not inject/jangan coba-coba menyuntik narkoba), dan E (Education/pelajari HIV secara mendalam),” imbuhnya.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Bali, perangkat daerah terkait, pelajar peduli AIDS, dan masyarakat umum. Kegiatan meliputi tes HIV gratis, lomba Temu Remaja KSPAN, serta pemberian penghargaan kepada para penjangkau terbaik dari LSM yang aktif dalam penanggulangan AIDS.

Baca Juga:  Bali Raih Penghargaan Tertinggi GNRM Nasional, Bukti Konsistensi Pembangunan Karakter Bangsa

Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Bali hingga September 2024, terdapat 31.361 kasus HIV/AIDS di Bali, terdiri atas 19.589 kasus HIV dan 11.772 kasus AIDS. Kasus terbanyak berada di Denpasar (16.216), disusul oleh Badung (4.562), Buleleng (3.863), Gianyar (2.478), dan Tabanan (1.392).

Pj. Gubernur Bali berharap edukasi, sosialisasi, dan program pencegahan terus diperkuat untuk menekan angka penularan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini serta perilaku hidup sehat. (yud/ub)