spot_img
spot_img
BerandaBaliDelegasi World Water Forum Dorong Pengembangan Pertanian Organik di Jatiluwih

Delegasi World Water Forum Dorong Pengembangan Pertanian Organik di Jatiluwih

UPDATEBALI.com, TABANAN – Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih di Tabanan terus menjadi magnet bagi para delegasi World Water Forum (WWF) yang ingin menyaksikan langsung keunikan sistem subak, sebuah sistem pengairan tradisional yang diwariskan secara turun temurun dan diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

Pada Senin, 20 Mei 2024, perwakilan dari PBB environment turut mengunjungi Jatiluwih. Mereka mendorong para petani di daerah tersebut untuk mengembangkan pertanian organik. Menurut mereka, langkah ini penting untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hasil pertanian.

Baca Juga:  Subak Bukan Sekadar Irigasi, Buleleng Tanamkan Nilai Budaya pada Kaum Muda

“Setiap hari ada delegasi dari berbagai negara yang berkunjung. Hari ini seharusnya ada 50-100 orang yang datang, namun kunjungan mereka dibatalkan karena padatnya jadwal di Nusa Dua, termasuk pembukaan WWF. Kemungkinan mereka akan melakukan kunjungan lapangan ke Jatiluwih mulai 22 hingga 25 Mei,” ujar Ketut Purna, Manajer Operasional DTW Jatiluwih.

Baca Juga:  Akibat Banting Setir, Mobil Bermuatan Gas Terbalik di Jalur Wisata Pantai Selatan

Meski demikian, kunjungan yang tetap berlangsung menunjukkan antusiasme tinggi dari para delegasi untuk memahami sistem subak. Sistem ini tidak hanya memastikan distribusi air yang adil dan efisien, tetapi juga mencerminkan harmoni antara manusia dan alam, yang menjadi identitas kuat budaya Bali. (tia/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments