Dekranasda Tabanan Perkuat Daya Saing IKM Lewat Kemasan Produk dan Legalitas Usaha

0
21
Bunda Rai menghadiri bimtek Dekranasda Tabanan bagi 80 pelaku IKM untuk meningkatkan daya saing produk melalui desain kemasan dan legalitas usaha, sekaligus mendorong perluasan pasar.
Bunda Rai menghadiri bimtek Dekranasda Tabanan bagi 80 pelaku IKM untuk meningkatkan daya saing produk melalui desain kemasan dan legalitas usaha, sekaligus mendorong perluasan pasar. Sumber foto : Humas Tabanan/updatebali

UPDATEBALI.com, TABANAN – Peningkatan kualitas produk, penguatan desain kemasan, serta pemenuhan legalitas usaha menjadi langkah penting dalam mendorong daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kabupaten Tabanan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dekranasda Kabupaten Tabanan bertajuk “Peningkatan Daya Saing Produk IKM melalui Desain Kemasan dan Legalitas yang Tepat” yang dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, di Warung Makan CS Bedha, Selasa, 27 Oktober 2026.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 peserta yang terdiri dari pelaku IKM se-Kabupaten Tabanan, pengrajin binaan Dekranasda, serta unsur terkait lainnya.

Hadir pula Sekretaris Dekranasda dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan bersama narasumber dari unsur akademisi dan instansi yang menangani bidang perizinan serta legalitas usaha.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengembangan desain kemasan produk IKM untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing yang disampaikan oleh Balai Diklat Indonesia, serta pemahaman terkait pelayanan perizinan berusaha bagi industri kecil dan menengah.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menyampaikan apresiasi dan rasa bahagia dapat bertemu langsung dengan para pengrajin serta pelaku IKM di Kabupaten Tabanan.

Baca Juga:  Ogoh-Ogoh Gajah Taensiat Buka D’Youth Fest 6.0, Padukan Seni Tradisi dan Pesan Lingkungan

Ia mengatakan, keberadaan IKM dan UMKM memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta memperkenalkan potensi dan kearifan lokal.

Menurutnya, di tengah persaingan pasar yang semakin berkembang, kualitas produk perlu diimbangi dengan kemasan yang menarik dan informatif agar mampu meningkatkan daya tarik konsumen.

“Kualitas produk saja tidak selalu cukup untuk menarik perhatian konsumen. Desain kemasan yang bagus dan menarik akan menambah daya tarik pembeli. Karena itu, melalui bimtek ini, saya berharap para pelaku IKM dapat mempelajari bagaimana menciptakan kemasan yang sesuai dengan karakter produk, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat citra produk di pasar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bunda Rai menegaskan bahwa aspek legalitas usaha dan produk juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh para pelaku IKM. Kelengkapan izin usaha, sertifikasi, serta dokumen legal lainnya menjadi bagian dari upaya memastikan produk memenuhi standar yang berlaku sekaligus mendukung pengembangan pemasaran.

Ia menambahkan, Dekranasda Kabupaten Tabanan bersama Disperindag terus berupaya memberikan ruang promosi dan pemasaran bagi produk lokal melalui keikutsertaan dalam berbagai pameran, baik tingkat daerah maupun nasional.

Baca Juga:  Konsisten Bersinergi dalam Aksi Sosial, Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pasar Rakyat Kabupaten Gianyar

“Ini merupakan salah satu upaya kami di Dekranasda bersama Disperindag untuk membantu para pelaku usaha memperluas pangsa pasarnya. Kami secara rutin mengajak para pengrajin untuk mengikuti pameran, baik di daerah maupun di tingkat nasional. Ke depan, kami juga berharap produk makanan olahan dapat turut dipromosikan dengan kemasan yang menarik dan memenuhi standar, sehingga semakin terbuka peluang untuk memasuki pasar modern,” jelasnya.

Bunda Rai berharap kegiatan bimtek tersebut dapat menjadi wadah bagi pelaku IKM untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat inovasi, serta mempersiapkan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Saya mendorong Bapak dan Ibu semua untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memperhatikan tampilan kemasan, serta melengkapi legalitas usaha. Dengan demikian, produk yang dihasilkan akan semakin dipercaya dan diminati masyarakat, sekaligus memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan, I Gede Sukanada, menyampaikan bahwa kegiatan bimtek ini merupakan bagian dari program kerja Dekranasda Kabupaten Tabanan Tahun 2026 untuk mendukung pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya melalui penguatan desain kemasan dan legalitas usaha.

Baca Juga:  PLN Dukung Pembangunan PLTS di Tol Bali Mandara

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelaku IKM mengenai pentingnya desain kemasan dalam membangun citra dan nilai tambah produk, memberikan pemahaman terkait aspek legalitas serta perizinan yang diperlukan untuk mendukung pemasaran dan pengembangan usaha, serta mendorong pelaku IKM menghasilkan produk yang kompetitif, terpercaya, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas serta profesionalisme pelaku IKM dalam mengembangkan usaha yang dijalankan.

Sebagai rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Merek kepada pelaku IKM yang telah mendaftarkan mereknya melalui fasilitasi Disperindag Kabupaten Tabanan yang bersinergi dengan Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali serta UPTD Rumah Kreatif Disperindag Provinsi Bali.

Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula piagam penghargaan kepada Dekranasda Kabupaten Tabanan atas prestasi The Most Creative Category pada Pameran APKASI 2026 dan The Best Booth Category Kementerian, Dinas, Lembaga pada INACRAFT 2026.

Capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembinaan dan pendampingan bagi pelaku IKM agar produk unggulan Tabanan semakin berkualitas, memiliki identitas kuat, serta mampu meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun internasional.(den/updatebali)