UPDATEBALI.com, BANGLI – Untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam yang diakibatkan cuaca ekstrim yang melanda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli, mengimbau masyarakat untuk waspada kemungkinan terjadinya bencana baik tanah longsor, pohon tumbang dan kejadian alam alam lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli, I Wayan Wardana mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa hari terakhir memang tidak menimbulkan bencana yang berarti di Bangli, karena intensisatsnya masih normal.
Namun demikian, pihaknya menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Mengingat banyak pohon di pinggir jalan raya wilayah Bangli. Seperti jalur Kayuambua, jalur utama Kecamatan Tembuku, terutama wilayah Kintamani karena berada di kawasan hutan. Selain pohon tumbang, rawan tanah longsor juga menjadi perhatian serius, salah satu di kawasan Desa Terunyan. Selama bulan September BPBD Kabupaten Bangli, sudah menangani empat kejadian pohon tumbang.
Ditambahkan, BPBD Bangli sudah memiliki Tim Reaksi Cepat ( TRC ) yang stand-by 24 jam. Satu sif terdiri dari lima orang. Terkait segala peralatan yang dimiliki BPBD untuk menangani bencana sudah disiapkan. Semuanya dipastikan dalam kondisi baik. walupun diakui terkait peralatan dan personil masih kurang dari yang di harapkan.
“Semoga dengan kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder terkait, kejadian alam yang terjadi bisa diatasi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” harapnya.(put/ub)



