spot_img
spot_img
BerandaBaliCendol, Minuman Tradisional yang kembali Populer di DTIK Festival 2024

Cendol, Minuman Tradisional yang kembali Populer di DTIK Festival 2024

UPDATEBALI.comDENPASAR – Cendol, minuman tradisional khas Indonesia, kembali meraih popularitas di tengah masyarakat khususnya di Kota Denpasar.

Putu Swastawa pedagang es cendol Dedari menyebutkan dirinya sudah berjualan sejak 9 tahun lalu. Dengan cita rasa manis dan segarnya, cendol menjadi favorit di warung-warung kaki lima hingga mal-mal mewah di Denpasar. Ia menyebutkan minuman cendol saat ini divariasikan dengan minuman modern dengan tambahan es krim, buah, ataupun topping lainnya untuk memperkaya pengalaman menikmatinya.

Baca Juga:  Badung UMKM Week 2025, Kesempatan Emas Pelaku Usaha Tembus Pasar Global

Swastawa menambahkan, pembuatan cendol harus menggunakan minimal dua bahan campuran tepung, bisa tepung beras, tepung tapioka, tepung sagu, atau tepung hunkwe. Dirinya menggunakan santen asli dari parutan kelapa dan gula aren untuk menciptakan sensasi manis. Selain rasanya yang lezat, cendol juga memiliki nilai budaya yang kuat. Cendol Dedari terbuat dari campuran tepung beras, santan, dan gula merah cair, cendol menjadi pilihan minuman menyegarkan yang diminati banyak orang, terutama saat cuaca panas.

Baca Juga:  Jelang Hari Raya Kuningan, Pemkab Bangli Hadirkan Gerakan Pangan Murah

“Saya sering ikut beberapa event untuk mengenalkan minuman cendol Dedari ini ke masyarakat. Kehadirannya menjadi simbol kebersamaan dan kehangatan dalam berbagai momen penting,” ucap Swastawa.

Meskipun hadir dalam berbagai variasi modern, cendol tetap mempertahankan esensi dan cita rasanya yang khas.

Selama mengikuti event DTIK Festival 2024, penjualan es cendol dan daluman Dedari meningkat 40%. 1 porsi es cendol dan daluman dibandrol dengan harga Rp.12.000,-.

Baca Juga:  Menparekraf Dorong Event Sport Tourism untuk Geliatkan Ekonomi

Dirinya berharap acara DTIK Festival 2024 ini bisa dilanjutkan di tahun berikutnya, guna mendukung keberlangsungan UMKM lokal di Denpasar.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments