Bupati Sutjidra Kerahkan Tenaga Kesehatan di 21 SPBU, Antisipasi Dampak Antrean BBM

0
5
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menginstruksikan puskesmas menyiagakan tenaga medis dan ambulans serta mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menginstruksikan puskesmas menyiagakan tenaga medis dan ambulans serta mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Sumber foto : Humas Buleleng/updatebali

UPDATEBALI.com, BULELENG – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyiapkan tenaga kesehatan (nakes) hingga ambulans untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat antrean panjang masyarakat yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM).

Hal tersebut disampaikan Bupati I Nyoman Sutjidra saat ditemui seusai membuka kegiatan Konsolidasi dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Buleleng di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis, 15 Oktober 2026.

Baca Juga:  PJ Bupati Buleleng Harapkan Partisipasi Masyarakat Meningkat Pada Pemilu 2024

Sutjidra mengaku prihatin atas banyaknya pemberitaan di luar Buleleng mengenai antrean BBM yang berdampak pada kondisi kesehatan warga. Bahkan, terdapat warga yang pingsan akibat kelelahan setelah mengantre untuk membeli bahan bakar kendaraan.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Bupati Sutjidra menginstruksikan seluruh puskesmas yang berada di wilayah dengan SPBU agar bersiaga apabila ada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Tutup Karya Agung di Puri Jero Kuta, Tekankan Nilai Kebersamaan dan Spirit Dharma

“Jadi kalau ada masyarakat yang antre BBM kemudian kelelahan atau masalah kesehatan lainnya bisa segera diatasi,” ujarnya.

Selain menyiagakan puskesmas, Sutjidra juga mengerahkan Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menjaga ketertiban dan kondusivitas di Buleleng.

“Dari 20 Puskesmas yang ada, saya kira itu sanggup untuk meng-cover 21 SPBU di seluruh Buleleng,” ungkap Sutjidra.

Baca Juga:  205 Orang Warga Binaan Lapas IIB Singaraja Terima Remisi di Hari Kemerdekaan ke-77 RI

Pemerintah Kabupaten Buleleng juga akan terus memantau pasokan BBM dan pendistribusiannya kepada masyarakat. Di tengah situasi tersebut, Sutjidra mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak panik.

“Jangan ikut panik tidak ada BBM, BBM itu ada tapi perlu kita tunggu untuk pendistribusiannya,” tutup Sutjidra.(adv/updatebali)