spot_img
spot_img
BerandaBaliBupati Satria Dorong Nyegara Gunung Experience Jadi Model Pariwisata Berkelanjutan di Bali

Bupati Satria Dorong Nyegara Gunung Experience Jadi Model Pariwisata Berkelanjutan di Bali

UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mendorong lahirnya inovasi yang mampu memperkuat sektor pariwisata berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Klungkung I Made Satria saat membuka Penilaian Lapangan Lomba Inovasi “Nyegara Gunung Experience” di TPST3R Desa Besan, Kecamatan Dawan, Rabu, 8 Juli 2026.

Inovasi tersebut mengusung konsep pariwisata regeneratif yang berfokus pada restorasi lingkungan dari kawasan hulu hingga hilir sekaligus menghidupkan kembali kosmologi Bali sebagai landasan pengembangan destinasi wisata.

Dalam sambutannya, Bupati Satria menyatakan apresiasinya terhadap inovasi yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Klungkung, khususnya dalam menciptakan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Rembuk Stunting 2025, Wabup Supriatna Tegaskan Prioritas Pemkab Buleleng Atasi Masalah Gizi Anak

“Pemkab Klungkung memiliki komitmen kuat untuk terus mengembangkan inovasi daerah sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi,” ujar Bupati Satria.

Ia berharap proses penilaian tidak hanya berakhir sebagai ajang perlombaan, tetapi mampu menghasilkan praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan di desa lain, baik di Kabupaten Klungkung maupun di berbagai daerah di Bali.

Selain itu, Bupati juga meminta tim penilai memberikan evaluasi yang objektif disertai pendampingan agar potensi wisata Desa Besan semakin berkembang dan mampu menjadi contoh pengelolaan destinasi berbasis lingkungan.

Baca Juga:  Pulih dari Cedera, Fadillah Arbi Siap Unjuk Gigi di FIM JuniorGP Jerez

“Semoga inovasi ini menjadi kontribusi nyata Klungkung dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang berbasis kearifan lokal, serta mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat dan generasi penerus,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Inovasi Bali Swacita Nugraha Provinsi Bali, Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S., menilai Nyegara Gunung Experience sebagai sebuah terobosan yang mampu menjawab tantangan pengembangan pariwisata masa kini.

Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya menawarkan konsep wisata baru, tetapi juga menghidupkan kembali filosofi Segara Gunung sebagai roh tata kelola pariwisata Bali.

Baca Juga:  Kemenparekraf Tinjau Pengembangan Daya Tarik Wisata dan Pembangunan Fisik DAK di Nusa Lembongan

“Inovasi ini berhasil merevitalisasi kosmologi Bali, yakni konsep Segara Gunung sebagai roh tata kelola pariwisata. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam operasional pariwisata modern, Nyegara Gunung Experience mampu menciptakan ekosistem yang tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga aktif memulihkan keseimbangan alam dan memuliakan kebudayaan,” pungkas I Wayan Supartha.

Melalui inovasi tersebut, Desa Besan diharapkan mampu menjadi model pengembangan pariwisata regeneratif yang mengedepankan keseimbangan antara pelestarian lingkungan, penguatan budaya, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments