
UPDATEBALI.com, TABANAN – Kebahagiaan dan rasa kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Sekolah Luar Biasa (SLB/C) Kemala Bhayangkari Tabanan, yang dilangsungkan di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Jumat 8 Agustus 2025.
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., hadir secara langsung, memberi salam hangat kepada para siswa, guru, dan keluarga besar sekolah, serta menegaskan komitmennya terhadap penguatan pendidikan inklusif di daerah.
Acara ini juga dihadiri Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati bersama istri yang sekaligus Ketua Pengurus SLB/C Kemala Bhayangkari Tabanan, Dandim 1619/Tabanan, anggota DPRD, Sekda beserta jajaran, Sekretaris Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Bali, serta para guru dan murid. Selain sebagai perayaan, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa peduli terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.
Dengan mengangkat tema “Kita Sama, Kita Berbeda, Aku Istimewa, Aku Berharga”, SLB/C Kemala Bhayangkari yang kini mendidik 105 siswa dari tingkat SD hingga SMA terus membangun lingkungan belajar yang ramah, berprestasi, dan memotivasi para siswa istimewa untuk berkembang sesuai potensi mereka.
Bupati Sanjaya dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas dedikasi sekolah dalam memberikan layanan pendidikan bermartabat bagi anak-anak istimewa. “Di sini kita belajar bahwa setiap anak berhak merasakan pendidikan yang berarti. Perbedaan bukan penghalang, melainkan alasan untuk lebih memahami, mendukung, dan mencintai,” ujar Sanjaya.
Ia menambahkan, momen ulang tahun ini seharusnya menjadi inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan inklusif di Tabanan.
“Anak-anak di sini bukan sekadar istimewa karena keterbatasan, tetapi karena kelebihan dan keteguhan hati mereka. Mereka mengajarkan kita arti kegigihan dan cinta tanpa batas,” imbuhnya.
Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, selaku Penasihat SLB/C, turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan seluruh pihak yang memberi dukungan. Ia menegaskan pentingnya membangun rasa percaya diri pada anak-anak berkebutuhan khusus.
“Lewat acara ini, kita ingin memberi pesan bahwa mereka tidak sendiri. Banyak orang peduli yang siap mendukung perjalanan mereka meraih cita-cita,” ucapnya.(den/ub)


