UPDATEBALI.com, TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 21 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Rabu, 29 April 2026.
Pelantikan yang digelar secara hybrid di Tabanan Command Center (TCC) Kominfo Tabanan ini dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Kepala Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara Denpasar, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, Sekda, serta jajaran pimpinan perangkat daerah.
Sebanyak 21 pejabat yang dilantik terdiri dari 3 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 13 Jabatan Administrator, dan 5 Jabatan Pengawas. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus pengisian jabatan strategis guna meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan kompetitif. Tahapan seleksi meliputi administrasi, assessment, penulisan makalah hingga wawancara akhir.
“Jabatan yang saudara emban bukan diperoleh secara instan, melainkan melalui proses objektif yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, kepercayaan ini harus dijawab dengan kinerja nyata, dedikasi tinggi, dan komitmen kuat dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Ia menekankan, pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah strategis dalam memperkuat birokrasi yang profesional dan adaptif.
Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan periode 2025–2030, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Aman, Unggul, dan Madani (AUM).
Bupati Sanjaya juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dan melakukan akselerasi kinerja di unit kerja masing-masing. Selain itu, inovasi dalam pelayanan publik dinilai menjadi kunci untuk menjawab tuntutan masyarakat yang semakin dinamis.
“Tunjukkan bahwa saudara siap bekerja dan memberikan kontribusi nyata. Jangan bekerja secara monoton, tetapi ciptakan inovasi yang mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab serta keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan melalui kerja bersama yang terintegrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal dan target pembangunan dapat tercapai.
“Disiplin tanpa harus diawasi, bekerja tanpa harus diperintah, dan tanggung jawab tanpa harus diminta,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan profesionalisme aparatur serta mempercepat pencapaian program pembangunan di Kabupaten Tabanan.(den/ub)





