UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menegaskan dukungannya terhadap percepatan pembentukan dan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Kembang saat meninjau aset lahan milik Pemkab Jembrana di Kantor KIR Jembrana, yang nantinya akan dihibahkan untuk pengembangan KDMP Desa Kaliakah, Kamis 12 Februari 2026.
Menurut Bupati Kembang, keberadaan koperasi harus lebih dari sekadar lembaga formal. KDMP diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi rakyat yang berfungsi nyata bagi masyarakat.
“Di Jembrana, sampai saat ini terdapat 18 KDMP yang dalam proses pembangunan fisiknya dan tersebar di lima kecamatan. Tentu kita akan mendorong untuk desa lainnya,” ujarnya.
Bupati Kembang menekankan perlunya sinergi antara koperasi, pemerintah desa, lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM), pihak kecamatan, dan seluruh pemangku kepentingan di Jembrana.
“Potensi desa harus diangkat dan dipromosikan. Hasilnya harus memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Pengembangan potensi lokal, menurutnya, perlu pendampingan berkelanjutan agar KDMP benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
“Kalau koperasi desa bisa aktif dan mandiri, dampaknya akan sangat besar. Mulai dari ketahanan pangan, produk-produk unggulan desa, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati asal Desa Pahyangan itu.
Bupati Kembang juga menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan bagi pengurus KDMP agar pengelolaan koperasi dapat dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.
“Harapannya, nantinya para pengurus bisa mengelola KDMP secara profesional dan berkelanjutan,” tutupnya.(yud/ub)





