updatebali.com/, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) IV Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Kabupaten Jembrana yang berlangsung di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Senin 18 Mei 2026.
Forum yang mempertemukan jajaran pengurus LPD se-Kabupaten Jembrana tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara lembaga adat dan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan ekonomi masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Kembang Hartawan menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di tubuh LPD agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Ia menilai, persaingan lembaga keuangan saat ini tidak hanya ditentukan oleh besaran bunga pinjaman, tetapi juga pelayanan yang cepat, aman, dan nyaman.
Selain itu, Bupati Kembang juga mengajak seluruh LPD di Jembrana ikut mengambil bagian dalam mendukung program prioritas Pemkab Jembrana, khususnya program dana talangan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diberikan tanpa bunga dan tanpa agunan.
“LPD harus bisa tanggap dan menyesuaikan diri dengan situasi daerah, regional, maupun internasional. Seperti kita di Jembrana, saya harap LPD menjadi garda terdepan yang bekerja sama dengan Pemkab untuk menyalurkan kredit talangan PMI ini. Ini adalah wujud nyata LPD hadir untuk krama,” ujar Bupati Kembang.
Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat adat yang ingin bekerja ke luar negeri dengan akses pembiayaan yang lebih mudah, tanpa terbebani bunga maupun jaminan.
Sementara itu, Ketua BKS-LPD Kabupaten Jembrana I Kadek Arnaya menyatakan kesiapan seluruh LPD di Jembrana untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, jaringan LPD di Kabupaten Jembrana memiliki potensi besar dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat adat. Saat ini terdapat 64 LPD dengan total 407 karyawan yang tersebar di berbagai desa adat di Jembrana.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Muskab IV tahun 2026 mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 tentang Lembaga Perkreditan Desa, serta AD/ART BKS-LPD Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana.
Mengusung tema “Melalui MUSKAB BKS-LPD Kabupaten Jembrana kita tingkatkan Persatuan dan Kebersamaan untuk memperkuat Peran dan Fungsi LPD dalam memperkuat Ekonomi Adat untuk Kesejahteraan Krama Desa”, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas serta fungsi strategis LPD di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Di akhir penyampaiannya, Kadek Arnaya turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap keberlangsungan dan penguatan peran LPD.
“Terima kasih atas dukungan, masukan, dan saran dari Bapak Bupati Jembrana. Dengan adanya program bersama seperti kredit talangan PMI tanpa bunga dan jaminan ini, kami optimis LPD dapat terus berkontribusi nyata dan semakin dirasakan manfaatnya bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jembrana,” pungkas Kadek Arnaya.(yud/ub)





