
UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Padatnya agenda kedinasan tidak menyurutkan langkah Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Untuk menyiasati keterbatasan waktu, Bupati Kembang menggelar audiensi secara kolektif di Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Kamis, 8 Oktober 2026.
Melalui audiensi maraton tersebut, belasan kelompok masyarakat, mulai dari tokoh adat, kelompok masyarakat hingga pelajar, dapat diterima secara langsung dalam satu hari tanpa mengurangi kesempatan untuk berdialog.
Audiensi ini menjadi ruang komunikasi terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam suasana santai, Bupati Kembang berdiskusi dengan masing-masing kelompok untuk menggali berbagai persoalan, kebutuhan, serta masukan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Saya berusaha sempatkan ketemu langsung sama warga. Dari obrolan santai seperti ini, saya jadi tahu apa yang benar-benar dibutuhkan di lapangan, mulai dari urusan sekolah, sampai kegiatan adat dan budaya kita,” ujar Bupati Kembang.
Di sisi lain, ia menyadari banyaknya permohonan audiensi yang masuk, baik dari kelompok masyarakat maupun instansi. Karena itu, dialog kolektif menjadi salah satu cara untuk mengefisienkan waktu sekaligus memperoleh gambaran lebih nyata mengenai kebutuhan masyarakat.
Bupati Kembang berharap audiensi maraton ini dapat menjadi sarana untuk menampung berbagai masukan warga sebagai bahan evaluasi dalam menyusun dan menyempurnakan program pembangunan. Dengan demikian, kebijakan yang dijalankan diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Berbagai masukan dari warga dalam audiensi ini akan kami jadikan bahan untuk menyempurnakan kebijakan daerah. Harapan kita, pembangunan di Jembrana ke depan betul-betul tepat sasaran dan terasa manfaatnya langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.(yud/updatebali)


