UPDATEBALI.com, JAWA TENGAH – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Penghargaan diserahkan pada Puncak Peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) Tahun 2026, yang berlangsung di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Kamis, 15 Januari 2026.
Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha diberikan kepada kepala daerah yang berhasil dalam pembinaan dan pengembangan desa serta kelurahan secara optimal.
Penilaian ini bagian dari Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan serta Pemdes dan Kelurahan Award Tingkat Nasional Tahun 2025, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendagri Nomor 81 Tahun 2015.
Dalam sambutannya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menegaskan bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa.
“Membangun desa sama artinya membangun Indonesia. Jika desa tertinggal, Indonesia juga akan tertinggal,” ujar Mendes PDT.
Ia juga menyoroti program Desa Ekspor, yang membuka akses pasar global bagi produk desa, seperti kopi dan ikan dari Desa Kertasana, Pandeglang, hingga alat musik Gendang Djembe dari Desa Ngoran, Blitar.
Seusai menerima penghargaan, Bupati Badung menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Badung, pemerintah desa dan kelurahan, serta partisipasi aktif masyarakat.
Ia menekankan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat peran desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan publik.
“Terima kasih kepada seluruh pemerintah desa dan masyarakat yang telah berkontribusi, khususnya Desa Darmasaba yang meraih Juara I Lomba Desa Tingkat Nasional Regional II. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan desa dan kelurahan agar maju, mandiri, dan sejahtera,” ucap Bupati I Wayan Adi Arnawa.
Hadir mendampingi Bupati Badung, Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa; Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Komang Budhi Argawa); serta Perbekel dari Desa Gulingan, Darmasaba, dan Tibubeneng.(den/ub)





