UPDATEBALI.com, BADUNG – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa memimpin langsung kegiatan gotong-royong pembersihan lingkungan (korve) di kawasan Pantai Munggu, Jumat, 13 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus menjaga kebersihan kawasan pesisir sebagai penopang utama sektor pariwisata.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan tong komposter kepada lima kelurahan di Kecamatan Mengwi. Bantuan ini bertujuan untuk mendorong pemilahan serta pengolahan sampah organik sejak dari tingkat rumah tangga.
Selain itu, Bupati juga meninjau kawasan parkir pantai serta pembangunan Gedung Kantor Polairud Polres Badung sebagai bagian dari penguatan infrastruktur keamanan di kawasan pesisir.
Dalam arahannya saat apel persiapan korve, Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan wilayah Kabupaten Badung.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dengan penuh semangat di Pantai Munggu untuk melaksanakan kegiatan gotong-royong pembersihan pantai dan lingkungan. Kehadiran kita semua merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kebersihan wilayah Kabupaten Badung,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan bersih-bersih pantai tidak boleh hanya bersifat seremonial semata, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
“Kegiatan seperti ini tidak boleh hanya menjadi simbolik. Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini menunjukkan keseriusan kita dalam menangani persoalan sampah, khususnya melalui pemilahan sejak dari sumbernya,” tegasnya.
Adi Arnawa menegaskan bahwa persoalan sampah masih menjadi salah satu isu strategis di Kabupaten Badung. Oleh sebab itu, penanganannya harus dilakukan secara bertahap, sistematis, dan melibatkan seluruh komponen masyarakat.
“Kami menyadari bahwa persoalan sampah masih menjadi isu strategis di Badung. Namun melalui langkah yang konsisten dan melibatkan seluruh komponen masyarakat, kami optimistis permasalahan ini dapat terus diminimalkan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah. Dukungan serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam sesi wawancara, Adi Arnawa menjelaskan bahwa kegiatan korve kali ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan upacara Melasti yang akan segera digelar masyarakat.
Kegiatan korve ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya anggota DPRD Badung, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Badung I B Surya Suamba, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Oliviana Surya Suamba, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Badung, unsur TNI-Polri, aktivis lingkungan, serta masyarakat Desa Munggu.
Melalui kegiatan gotong-royong ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat.
Kebersihan lingkungan dinilai menjadi faktor fundamental dalam menjaga daya saing pariwisata Badung di tengah dinamika global serta memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata yang bersih dan berkelanjutan.(den/ub)





