UPDATEBALI.com, JAKARTA – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2025 dengan meraih total 70 penghargaan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang dibuka langsung oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, di Birawa Assembly Hall – Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.
Ajang yang digelar PT SUCOFINDO (Persero) ini telah menjadi panggung apresiasi bergengsi sejak 2022. Tahun ini, ENSIA mengusung tema “Innovation for Socio-Economic and Ecological Harmony”, yang menekankan pentingnya keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam pembangunan berkelanjutan.
Dari total penghargaan yang diraih, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperoleh 13 predikat Platinum, 26 predikat Gold, 29 predikat Silver, serta 2 penghargaan kategori Local Hero Inspiratif.
Salah satu pemenang Local Hero Inspiratif adalah Meilsi Anita Mansula melalui program Kampung Berseri Aviation Fuel Terminal El Tari di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, Integrated Terminal Tanjung Wangi di Jawa Timur juga masuk sebagai finalis dengan program Integrated Farming Ketapang.
Sebaran Penghargaan di Wilayah Jatimbalinus :
Jawa Timur: 32 penghargaan dari 7 lokasi, termasuk 1 finalis Local Hero, 6 Platinum, 13 Gold, dan 12 Silver.
Bali: 12 penghargaan dari 2 lokasi, terdiri dari 4 Platinum, 5 Gold, dan 3 Silver.
Nusa Tenggara Barat: 12 penghargaan dari 2 lokasi, dengan 1 Platinum, 4 Gold, dan 7 Silver.
Nusa Tenggara Timur: 14 penghargaan dari 3 lokasi, termasuk 1 Local Hero, 2 Platinum, 4 Gold, dan 7 Silver.
Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata konsistensi perusahaan dalam mengedepankan keberlanjutan di setiap lini operasional.
“Pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga menjadikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial sebagai bagian integral dari operasional kami,” ujar Ahad.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono dalam sambutannya menekankan bahwa langkah nyata perusahaan dalam keberlanjutan menjadi modal penting arah pembangunan nasional.
“Ini bukan hanya komitmen Pemerintah, tetapi juga komitmen seluruh perusahaan di Indonesia kepada dunia. Keberlanjutan bukan sekadar wacana, tetapi langkah konkret yang bisa mengubah arah pembangunan,” ungkap Diaz.
ENSIA 2025 semakin meneguhkan posisi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus sebagai perusahaan energi yang berkomitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Ke depan, Pertamina bertekad menghadirkan inovasi progresif untuk mendukung kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi menjadi perusahaan energi berkelas dunia yang peduli pada keberlanjutan.(yud/ub)





