
UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Upaya mengenalkan kain tenun khas daerah kepada generasi muda terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Pemkab Jembrana menggelar Pemilihan Duta Tenun Jembrana 2026 di Panggung Pameran Semarak Jembrana, Area Parkir Pemkab Jembrana, Jumat 21 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk ikut mengambil peran dalam menjaga keberadaan tenun Jembrana. Selain melestarikan, ajang ini juga diarahkan untuk memperluas promosi dan membuat tenun lokal semakin dekat dengan keseharian anak muda.
Sebanyak 10 finalis tampil dalam persaingan yang berlangsung ketat. Penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari unjuk bakat, kerapian dalam berbusana, kemampuan catwalk, hingga penampilan di atas panggung.
Setelah melewati sesi tanya jawab tahap awal, kompetisi berlanjut dengan empat finalis yang berhasil memperoleh nilai terbaik. Mereka kemudian menghadapi babak final dengan materi pertanyaan yang menguji pengetahuan dan pemahaman mengenai dunia tenun.
Dewan juri bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Jembrana, drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, melakukan penilaian hingga akhirnya Anak Agung Istri Canakya Kusuma Dewi dari SMA Negeri 1 Negara ditetapkan sebagai Duta Tenun Jembrana 2026.
Penghargaan berupa tropi dan uang pembinaan diserahkan langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana. Penyerahan turut disaksikan Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Jembrana.
Ketua Dekranasda Kabupaten Jembrana, drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, mengatakan keberadaan Duta Tenun diharapkan mampu memperkuat regenerasi sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap produk tenun daerah.
Ia berharap peran duta yang terpilih tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Tenun Jembrana diharapkan dapat diperkenalkan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan karakter Gen Z dan Generasi Alpha, sehingga penggunaannya dapat berkembang menjadi bagian dari gaya hidup.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan Duta Tenun Jembrana ini akan lebih membangkitkan semangat anak-anak kita, khususnya mereka yang akan menjadi duta untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan mengangkat tenunan Jembrana,” ucapnya.
Sementara itu, Anak Agung Istri Canakya Kusuma Dewi mengaku bangga mendapat kepercayaan sebagai Duta Tenun Jembrana 2026. Ia pun menyatakan siap menjalankan tanggung jawab tersebut dengan mengajak lebih banyak generasi muda mengenal dan menggunakan tenun lokal.
Menurutnya, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah membangun kebanggaan anak muda terhadap kain tenun sebagai bagian dari warisan budaya Jembrana. Dengan demikian, kain tenun diharapkan tidak hanya dikenal sebagai busana tradisional, tetapi juga semakin relevan bagi generasi saat ini.
“Yang kami akan lakukan adalah memperkenalkan tenun kepada para generasi muda, agar semakin cinta dan bangga menggunakan kain tenun selaku warisan dari budaya Kabupaten Jembrana,” pungkasnya.(yud/updatebali)


