spot_img
spot_img
BerandaBaliBuka Bina Posyandu 2026 di Bali, Putri Koster Dorong Kader Kuasai 6...

Buka Bina Posyandu 2026 di Bali, Putri Koster Dorong Kader Kuasai 6 Standar Pelayanan Minimal

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster atau yang akrab disapa Putri Koster, secara resmi membuka kegiatan Bina Posyandu Tahun 2026 yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Bali.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Maret 2026 ini diikuti oleh kader Posyandu dari seluruh kabupaten/kota se-Bali.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Bapelkesmas Bali pada Selasa, 10 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Putri Koster menegaskan bahwa kegiatan Bina Posyandu bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait tugas dan tanggung jawab kader Posyandu yang kini tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan, tetapi telah bertransformasi mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Ia menjelaskan, dengan memahami dan menguasai setiap bidang yang menjadi tanggung jawabnya, para kader akan lebih mudah mengawal berbagai permasalahan yang muncul di masyarakat. Enam bidang SPM tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).

Baca Juga:  Bulungan Melali 2021 Pulihkan ekonomi Pariwisata Bali

“Saat memberikan layanan, apabila seorang kader berhadapan dengan kejadian atau permasalahan yang bukan di bidangnya, maka kader tersebut disarankan untuk mencatat dan melaporkannya kepada pimpinan yang membidangi agar segera dapat ditindaklanjuti. Hal ini penting untuk mendukung terwujudnya visi dan misi pimpinan serta program yang sedang dijalankan,” tegasnya.

Putri Koster juga mengingatkan para kader untuk terus membekali diri dengan kemampuan, keahlian, serta kemauan untuk bekerja sama. Menurutnya, kolaborasi dan sinergi antarbidang sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan selaras dengan program pembangunan daerah.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Buka Musrenbang RPJPD Kota Denpasar Tahun 2025-2045

Sebagai pembina, lanjutnya, kewajiban utama adalah memberikan pembinaan secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat bawah, sehingga para kader memiliki pemahaman yang sama terkait peran dan tanggung jawab mereka di lapangan.

Di tingkat provinsi, tim pembina serta kepengurusan kader diharapkan mampu memberikan tambahan wawasan serta pengetahuan terkait tugas dan fungsi kader Posyandu dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, sehat, cerdas, dan berpendidikan.

Ia juga menegaskan pentingnya memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun status sosial.

“Kita wajib berada di tengah-tengah masyarakat, karena sebagai pembina Posyandu memiliki tanggung jawab untuk mengawal jalannya berbagai program yang sedang dilaksanakan. Dengan demikian, tidak ada pembedaan di antara masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Provinsi Bali Kembali Gelar Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi serta Penyerahan Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng

Pada kesempatan tersebut, Putri Koster juga menitipkan pesan kepada para kader agar turut mengawal program pengelolaan sampah berbasis sumber melalui gerakan Palemahan Kedas yang dimulai dari lingkungan rumah tangga.

“Mari biasakan memilah sampah sejak dari rumah. Selain membangun kebiasaan baik, hal ini juga membantu petugas dalam proses pengangkutan dan pemilahan sampah di TPS3R. Dengan memilah sejak awal, proses pengelolaan sampah akan lebih cepat sehingga semakin banyak sampah yang dapat tertangani dan lingkungan pun menjadi lebih bersih,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan para kader Posyandu semakin memahami tugas dan tanggung jawab di bidang masing-masing sehingga mampu bergerak bersama dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bali.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments