UPDATEBALI.com, DENPASAR – Memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2025, jajaran Insan BRILiaN BRI Region 17/Denpasar kompak mengenakan pakaian batik di lingkungan kerja. Aksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kecintaan terhadap budaya Indonesia sekaligus komitmen nyata dalam melestarikan warisan leluhur.
Batik yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga sarat makna sebagai simbol identitas, kebanggaan, serta persatuan bangsa. Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, peringatan Hari Batik Nasional terasa semakin istimewa karena sejalan dengan tradisi masyarakat yang menjunjung tinggi nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Regional CEO BRI Region 17/Denpasar, Hery Noercahya, menegaskan bahwa Hari Batik Nasional menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa bangga dan menjaga kekayaan budaya bangsa.
“Melalui kebersamaan Insan BRILiaN mengenakan batik, kami ingin menunjukkan bahwa BRI tidak hanya hadir memberikan layanan perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain mengenakan batik, BRI juga konsisten memberikan dukungan nyata kepada UMKM batik lokal melalui akses pembiayaan, pendampingan usaha, hingga pemanfaatan digitalisasi. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran batik, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menembus pasar nasional bahkan internasional.
“BRI terus berkomitmen mendukung pelaku UMKM batik di Bali dan Nusa Tenggara agar semakin berdaya saing,” tambah Hery Noercahya.
Dengan semangat Hari Batik Nasional, BRI Region 17/Denpasar meneguhkan komitmen menghadirkan layanan perbankan prima, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi kekuatan bangsa. (*/ub)





