BPBD Jembrana Edukasi Kebencanaan dan Antisipasi Kekerasan Anak ke Sekolah-sekolah di Jembrana

0
168
Siswa SMPN 1 Pekutatan melakukan praktek tindakan tanggap kebencanaan dalam rangkaian sosialisasi dan edukasi oleh BPBD Jembrana, Senin, 17 Juli 2023.
Siswa SMPN 1 Pekutatan melakukan praktek tindakan tanggap kebencanaan dalam rangkaian sosialisasi dan edukasi oleh BPBD Jembrana, Senin, 17 Juli 2023. Sumber foto : istimewa

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana telah berhasil melaksanakan kegiatan edukasi kebencanaan di sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Jembrana. Kegiatan terakhir dari rangkaian sosialisasi tersebut berlangsung meriah di SMPN 1 Pekutatan, Senin, 17 Juli 2023.

“Hari ini merupakan hari terakhir di SMPN 1 Pekutatan,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Senin, 17 Juli 2023.

Agus Artana menjelaskan bahwa rangkaian sosialisasi dan edukasi kebencanaan telah dimulai sejak Selasa, 11 Juli lalu. Kegiatan tersebut diawali dengan edukasi di SMPN 3 Melaya, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya. Dilanjutkan pada Rabu, 12 Juli di SMPN 2 Negara, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, dan pada Kamis, 13 Juli di SMPN 3 Mendoyo.

Baca Juga:  Bupati Kembang Hartawan Pimpin Jumat Bersih, ASN Jembrana Gotong Royong

Dalam upaya mengajak para siswa untuk menjadi lebih tanggap dalam menghadapi bencana, BPBD menghadirkan materi yang beragam, mulai dari informasi tentang bencana, manajemen diri saat terjadi bencana, hingga langkah-langkah penyelamatan dini dan prosedur evakuasi. Salah satu highlight dari kegiatan ini adalah simulasi bencana gempa bumi yang langsung dipraktekkan oleh para siswa.

“Kami menyajikan pendekatan praktikal dengan melakukan simulasi agar para siswa dapat lebih memahami materi yang disampaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Wabup Wayan Diar Buka Pelatihan Satin PMR Wira Angkatan XV Tahun 2023 PMI Kabupaten Bangli

Melalui kesempatan ini, Agus Artana berharap agar para siswa mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya mitigasi bencana dan kesadaran dalam menghadapi bencana. Selain itu, para siswa juga diajak untuk belajar tentang manajemen diri serta langkah-langkah penyelamatan dini dan evakuasi saat menghadapi bencana.

“Kegiatan ini khusus diikuti oleh siswa baru, mengingat sebagian besar siswa kelas di atasnya sudah mendapatkan edukasi yang sama sebelumnya. Kami berharap kegiatan serupa dapat berlanjut ke sekolah-sekolah lainnya,” pungkasnya.

Tak hanya mengenai kebencanaan, kegiatan tersebut juga melibatkan sosialisasi dari Dinas PPA PPKB terkait antisipasi kekerasan pada anak. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kasus kekerasan pada anak di masa mendatang.

Baca Juga:  Hari Jadi PMI ke-78 di Jembrana, Dimeriahkan dengan Festival Kemanusiaan

Dengan adanya kolaborasi antara BPBD Jembrana dan berbagai instansi terkait, diharapkan kesadaran dan pengetahuan tentang bencana serta keselamatan anak dapat semakin meningkat di kalangan siswa di Jembrana. Semoga upaya ini dapat berkontribusi positif dalam menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.

Turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan ini, BPBD Jembrana bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA-PPKB), Palang Merah Indonesia (PMI), serta pihak Basarnas Jembrana. (dik/ub)