BNNK Buleleng Bina Penggiat P4GN Lawan Peredaran Narkoba

0
186
BNNK Buleleng Bina Penggiat P4GN Lawan Peredaran Narkoba
BNNK Buleleng Bina Penggiat P4GN Lawan Peredaran Narkoba. Sumber foto: Humas Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Badan Narkotik Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng terus mengintensifkan upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) dengan merekrut dan melatih 30 orang dari berbagai tingkatan pemerintahan desa dan desa adat di seluruh Kabupaten Buleleng menjadi penggiat P4GN.

Dalam bimbingan teknis selama 2 hari yang diselenggarakan pada tanggal 24 & 25 April 2024, Kepala BNNK Buleleng, I Gede Astawa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud partisipasi aktif masyarakat dalam P4GN.

Baca Juga:  Pasca Banjir Bandang, Bupati Fokus Bersihkan Sisa Material dan Penuhi Logistik Warga Pengungsian

“Penggiat ini akan membantu BNN dalam mentransfer ilmu tentang bahaya narkoba dan bagaimana dampaknya,” ungkapnya pada 25 April 2024.

Diharapkan, dengan melibatkan masyarakat secara aktif, akan mengurangi peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Desa Bersinar adalah tujuan kita bersama. Dengan komitmen dari pemerintah desa dan desa adat, Kabupaten Buleleng akan menjadi bersinar,” tambah Astawa.

Baca Juga:  Polisi Bawa Gary Iskak ke Rumah Sakit Usai ditahan Akibat Narkoba

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng. I Putu Suryada Santhi, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, sebagai narasumber memberikan materi Literasi Digital kepada para penggiat P4GN.

Santhi menekankan pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat luas.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Tetapkan Situs Kolonial dan Patung Ikonik Sebagai Cagar Budaya

“Media sosial merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai bahaya narkoba,” paparnya.

Dengan sinergi antara pemerintah, BNN, dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Buleleng dapat menjadi contoh dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah narkoba tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional.(adv/ub)