BKSDA Bengkulu akan Tindaklanjuti Laporan Harimau Memangsa Ternak

0
185

UPDATEBALI.com, Mukomuko – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu akan menindaklanjuti laporan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang memangsa ternak masyarakat di Kabupaten Mukomuko.

“Mungkin besok atau lusa kami mengecek ke sana, mengecek kebenaran dan apa yang harus kita tangani, kita bantu masyarakat,” kata Kepala BKSDA Sebelat Bengkulu Mustadi dalam keterangannya di Mukomuko, Sabtu.

Baca Juga:  Pengembangan Pesawat Haerul oleh PPH Unhas Masuk Tahap Uji Coba

Pihak BKSDA sebelumnya menghubungi petugas di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Lubuk Talang di Kecamatan Malin Deman dan didapat informasi  memang ada kejadian gangguan harimau tetapi sudah lama.

Ia mengatakan, kalau berdasarkan laporan dari masyarakat kejadiannya malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, harimau makan sapi milik masyarakat di wilayah ini dan mereka meminta laporan ini ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana Terima Kunja Pemkab Biak

Selanjutnya pihak BKSDA Bengkulu telah menginstruksikan bawahannya di BKSDA Sebelat dan Mukomuko untuk melakukan pengecekan untuk memastikan kebenaran laporan masyarakat terkait gangguan harimau tersebut.

“Lokasi yang terdekat dengan BKSDA di wilayah Air Hitam karena dekat dengan wilayah Kecamatan Ipuh selanjutnya personel BKSDA Sebelat bersama dengan BKSDA akan melakukan pengecekan ke lokasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Unud Gelar Konferensi Pers, Gandeng Media Sosialisasikan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2022

Ia mengatakan, bahwa kejadian harimau masuk pemukiman warga dan memangsa sapi sudah lama tetapi mengapa baru sekarang masyarakat melaporkan kejadian itu kepada BKSDA.

Ia menyatakan, kalau harimau tersebut masih masih di pemukiman atau belum lari ke hutan, maka akan dilakukan pemasangan kerangkeng supaya bisa ditangkap dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. (ub/ant)