UPDATEBALI.com, BULELENG – Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, optimistis seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Buleleng mampu menerapkan pengelolaan sampah yang baik melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah bagi desa dan kelurahan se-Buleleng.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Buleleng itu digelar Rabu, 18 Februari 2026 di Rumah Plastik Mandiri, Desa Petandakan.
Dalam sambutannya, Sutjidra mengakui produksi sampah di Buleleng cukup tinggi. Namun, melalui berbagai program yang telah dijalankan serta kolaborasi dengan Rumah Plastik Mandiri dalam pengelolaan sampah plastik atau residu, ia meyakini desa dan kelurahan secara bertahap mampu mengatasi persoalan sampah di wilayah masing-masing.
“Kami sudah lakukan sosialisasi secara berkelanjutan terkait pengelolaan sampah berbasis sumber di setiap desa/kelurahan dan kali ini kami berikan Bimtek pengelolaan sampah. Dengan ini kami berharap desa/kelurahan dan kecamatan bisa mengelola sampahnya dengan baik dengan jargon Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Pengelolaan sampah ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi perlu peran aktif masyarakat mulai dari rumah tangga. Jika dikelola dengan baik, sampah bisa memiliki nilai ekonomi dan memberi manfaat langsung bagi warga,” tambahnya.
Ia menambahkan, kegiatan Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengelola sampah plastik maupun organik sehingga dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Buleleng, I Gede Putra Aryana, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek diikuti 177 peserta yang berasal dari 58 desa dan 9 kelurahan di Kabupaten Buleleng dan berlangsung selama tiga hari.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman manajerial serta keterampilan teknis dasar pengelolaan sampah.
Para peserta terdiri atas perbekel, lurah, kelian adat, serta pengurus BUMDes dan TPS3R agar mampu menyusun perencanaan dan strategi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, perwakilan DPRD Buleleng, unsur kepolisian, TNI, serta kejaksaan.(adv/ub)





