Berpotensi Membahayakan, BPBD Jembrana Sisir Belasan Pohon Perindang Mati Jalur Denpasar-Gilimanuk

0
172
Petugas BPBD menyisir pohon mati atau lapuk di sepanjang jalur Denpasar - Gilimanuk, di Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Jumat 21 Juli 2023.
Petugas BPBD menyisir pohon mati atau lapuk di sepanjang jalur Denpasar - Gilimanuk, di Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Jumat 21 Juli 2023. Sumber foto istimewa

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana menyisir belasan pohon perindang mati atau lapuk yang berpotensi membahayakan pengguna jalan di sepanjang jalur utama Denpasar-Gilimanuk, Jumat 21 Juli 2023 kemarin.

Langkah ini, sebagai tahap awal mitigasi atau pencegahan potensi terjadinya bencana.

“Ini merupakan upaya kami, mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana itu terjadi,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra, dikonfirmasi, Sabtu 22 Juli 2023.

Baca Juga:  Refleksi Pemimpin Sejati di Tengah Krisis Air, Sanggar Seni Bajra Geni Tampil Memikat di PKB

Ia menjelaskan, mitigasi bencana atau pencegahan awal terjadinya bencana, rutin dilaksanakan oleh petugas BPBD Jembrana. Salah satunya mengenali potensi pohon tumbang pada akses jalan umum Denpasar Gilimanuk.

“Tetap kita laksanakan. Ini bagian dari Tupoksi (Tugas pokok dan fungsi) kita,” ujarnya.

Untuk kali ini, kata dia, yang menjadi sasaran yakni di sepanjang jalan utama di Kecamatan Mendoyo, yakni sepanjang Desa Pohsanten, Kelurahan Tegal Cangkring, Desa Penyaringan, Desa Yehembang Kangin, dan Desa Yehsumbul.

Baca Juga:  Wabup Ipat Sambangi Keluarga dengan Anak Penderita Stunting

“Dari hasil pengecekan terdapat 19 pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan pengguna jalan maupun rumah penduduk yang akan kita kordinasikan harus segera di atensi oleh dinas terkait,” ungkapnya.

Agus Artana berharap, langkah langkah ini dapat mengurangi resiko bencana yang terjadi di Jembrana. Serta peran serta masyarakat juga sangat penting, terutama dalam informasi potensi resiko bencana terjadi, sehingga dapat dikondisikan untuk penanganan lebih awal.

Baca Juga:  Awas! Akun WhatsApp Palsu Mengaku sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng

“Kami menghimbau juga kepada masyarakat untuk turut aktif memberikan informasi, jika ada potensi bencana, seperti pohon yang beresiko tumbang maupun hal lain. Sehingga kami bisa lebih awal untuk melakukan penanganan,” pungkasnya.(dik/ub)