Bank BPD Bali dan Pemkab Jembrana Bersinergi, Bantu PMI Raih Kesempatan Kerja Global

0
185
Sebagai bagian dari program 100 hari kerja, Pemkab Jembrana secara simbolis menyerahkan kredit bersubsidi kepada enam calon PMI, menandai komitmen nyata dalam mendukung generasi muda bekerja ke luar negeri.
Sebagai bagian dari program 100 hari kerja, Pemkab Jembrana secara simbolis menyerahkan kredit bersubsidi kepada enam calon PMI, menandai komitmen nyata dalam mendukung generasi muda bekerja ke luar negeri. Sumber foto : Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana secara resmi meluncurkan program fasilitasi permodalan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Peserta Pemagangan Luar Negeri (PPLN) sebagai bagian dari capaian 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jembrana.

Program ini merupakan salah satu dari 24 program unggulan yang diusung oleh pasangan Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati IGN Patriana Krisna (Kembang-Ipat) dalam memimpin Jembrana.

Peluncuran program difokuskan pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Bank BPD Bali, yang berlangsung pada Sabtu, 31 Mei 2025 di Gedung Kesenian Bung Karno, Jembrana.

Program ini merupakan realisasi janji politik pasangan Kembang-Ipat saat kampanye, yang bertujuan memberikan akses permodalan kredit bersubsidi bagi warga Jembrana yang ingin bekerja atau magang ke luar negeri.

Baca Juga:  Lepas 54 PMI ke New Zealand, Pj Lihadnyana Tekankan para PMI Buleleng Lebih Produktif

“Program ini hadir sebagai solusi dana talangan bagi anak-anak muda Jembrana yang ingin bekerja ke luar negeri. Cukup menunjukkan job letter, mereka akan langsung difasilitasi oleh Bank BPD Bali, tanpa bunga dan tanpa jaminan,” ujar Bupati Kembang Hartawan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Ipat secara simbolis menyerahkan kredit bersubsidi kepada enam calon PMI yang telah lulus tahap pre-screening, yaitu:

  • I Made Juli Pramana Putra (Desa Asahduren, Pekutatan)

  • I Putu Ardiyana Putra (Desa Yehembang Kauh, Mendoyo)

  • Pande Gede Srimaya Putra (Desa Batuagung, Jembrana)

  • Riko Efendi Satriawan (Banjar Ketapang, Negara)

  • Dewa Dode Yogi Darma Putra (Desa Dangin Tukadaya, Jembrana)

  • I Putu Redi Januarta (Desa Berangbang, Negara).

Baca Juga:  Pemantauan PPKM Darurat di Badung

Bupati Kembang menyampaikan bahwa minat generasi muda Jembrana untuk bekerja ke luar negeri sangat tinggi. Ia mendukung langkah ini, tetapi juga menekankan pentingnya membangun mental wirausaha setelah mereka kembali ke tanah air.

“Kami harap setelah pulang, mereka tidak hanya membawa uang, tapi juga pengalaman dan etos kerja yang bisa membangun Jembrana,” harap Bupati Kembang.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan PT Bank BPD Bali, Drs. I Wayan Sutela Negara, M.M., didampingi Kepala Divisi Kredit Ritel & Konsumer, I Gede Sukanada, S.E., Q.I.A., menjelaskan bahwa program ini merupakan kerja sama strategis antara Pemerintah Daerah dan Bank BPD Bali untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Dukung Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Jembrana Salurkan Booth Kontainer bagi Warung Rakyat

“Banyak masyarakat yang memiliki keterampilan untuk bekerja ke luar negeri, tetapi terkendala biaya. Program ini hadir untuk memberikan solusi,” jelas Sutela.

Subsidi kredit diberikan khusus bagi pekerja migran yang baru pertama kali berangkat ke luar negeri atau mengikuti program pemagangan.

“Kami bekerja sama dengan Pemkab Jembrana yang mendukung pemberian kredit ini dengan subsidi bunga dari pemerintah. Kredit yang diberikan berkisar antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta per individu, dengan jangka waktu maksimal pinjaman selama 12 bulan,” tutup Sutela.

Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jembrana sekaligus menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di kancah global.(yud/ub)