Bangli Jadi Rujukan, Mamuju Tengah Pelajari Pola Penataan Birokrasi Efektif

0
162
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Selasa 14 April 2026, yang secara khusus datang untuk mempelajari model penataan perangkat daerah.
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Selasa 14 April 2026, yang secara khusus datang untuk mempelajari model penataan perangkat daerah. Sumber foto: Humas Bangli

UPDATEBALI.com, BANGLI — Pemerintah Kabupaten Bangli kembali mendapat perhatian sebagai salah satu daerah rujukan dalam penataan tata kelola pemerintahan.

Hal ini terlihat dari kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Selasa 14 April 2026, yang secara khusus datang untuk mempelajari model penataan perangkat daerah.

Rombongan Mamuju Tengah dipimpin Bupati Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Askary, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah, serta unsur DPRD. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, S.ST. Par., di Ruang Rapat Bupati Bangli.

Baca Juga:  Kemenkominfo Gelar Festival Literasi Digital, Ajak Pelajar Raih Sukses Belajar Online

Dalam pertemuan tersebut, Wabup Bangli menyampaikan bahwa keberhasilan daerah dalam melakukan penataan birokrasi tidak terlepas dari komitmen untuk membangun organisasi yang lebih efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa reformasi struktur perangkat daerah bukan hanya soal perubahan susunan organisasi, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui prinsip tepat fungsi dan tepat ukuran.

“Penataan ini diarahkan agar organisasi pemerintah lebih lincah dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Baca Juga:  Lakukan Penghijauan, PLN Tanam 1.000 Pohon Produktif di Bangli

Sementara itu, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkaya referensi dalam melakukan transformasi birokrasi di daerahnya. Bangli dinilai berhasil menerapkan penataan kelembagaan secara lebih terukur dan adaptif.

Dalam diskusi yang berlangsung, sejumlah aspek menjadi fokus pembelajaran, di antaranya mekanisme penyesuaian struktur organisasi perangkat daerah, strategi penempatan ASN berbasis kompetensi, serta upaya efisiensi belanja daerah agar lebih tepat sasaran.

Baca Juga:  Bupati Suwirta Pimpin Penanaman Bibit Sebagai Upaya Memperindah Kawasan Mangrove di Nusa Ceningan dan Lembongan

Pertemuan antara kedua pemerintah daerah tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman terkait tantangan dalam proses reformasi birokrasi, termasuk penyesuaian regulasi dan implementasi di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Mamuju Tengah berharap dapat mengadopsi praktik baik yang diterapkan di Bangli untuk mempercepat peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di wilayahnya.

Kegiatan ditutup dengan pertukaran informasi teknis serta komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama antardaerah dalam pengembangan sistem pemerintahan yang lebih efektif dan berdaya saing.(yud/ub)