UPDATEBALI.com, DENPASAR – Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas terus dilakukan Astra Motor Bali bersama PT Jasa Raharja Cabang Wilayah Bali.
Melalui kegiatan edukasi safety riding yang melibatkan puluhan pengemudi ojek online (ojol) di Denpasar, kedua pihak berkomitmen mendorong terciptanya budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab di jalan raya.
Sebanyak 70 pengemudi dari Gojek, Grab, dan Maxim mengikuti kegiatan yang digelar pada 11 Juni 2026 tersebut. Program ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kemampuan pengemudi dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Sebagai kelompok yang memiliki intensitas tinggi di jalan raya, pengemudi ojol dinilai memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan lalu lintas. Mobilitas yang berlangsung hampir sepanjang hari membuat mereka sering menjadi saksi pertama bahkan pihak yang lebih dulu berada di lokasi saat terjadi kecelakaan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan dengan fitur digital Lapor Laka pada aplikasi JRku milik Jasa Raharja yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penanganan korban pada masa Golden Period, tetapi juga memperoleh pembekalan terkait prinsip-prinsip keselamatan berkendara dari Astra Motor Bali.
Program ini turut mendapat dukungan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Bali. Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bali, AKBP Inggit Widyasari, menegaskan pentingnya peran pengemudi ojol dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
“Penanganan cepat itu wajib, tapi disiplin berlalu lintas jauh lebih utama. Driver ojol harus bisa naik kelas, bukan cuma sekadar pengantar penumpang, tapi juga menjadi pelopor keselamatan di jalan raya,” ujar AKBP Inggit Widyasari pada Kamis, 11 Juni 2026.
Materi pelatihan juga dilengkapi sesi praktik yang dipandu langsung oleh Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yoseph Klaudius. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik berkendara yang aman, pengendalian emosi saat berkendara, pengaturan kecepatan, hingga kemampuan mengenali potensi bahaya yang kerap muncul di area blind spot.
Pembekalan tersebut merupakan bagian dari kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman yang secara konsisten dijalankan Astra Motor Bali. Kampanye ini mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama sekaligus bagian dari gaya hidup saat menggunakan kendaraan di jalan raya.
Melalui kolaborasi ini, Astra Motor Bali dan Jasa Raharja berharap para pengemudi ojol tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga menjadi agen perubahan yang menularkan budaya berkendara aman kepada masyarakat luas.
Sinergi yang terbangun antara dunia usaha, lembaga perlindungan kecelakaan lalu lintas, dan aparat kepolisian diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam menekan risiko kecelakaan sekaligus mewujudkan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(den/ub)





