UPDATEBALI.com, BOGOR – Desa Sejahtera Astra Yayasan Mitra Organik Boja Farm, Tajur Halang, Kabupaten Bogor, menyambut kedatangan rombongan Astra, jurnalis, dan content creator yang berkunjung dalam rangka mengikuti Workshop Lingkungan Astra 2024.
Kegiatan yang digelar pada 5 Desember 2024 ini berlangsung di kawasan pegunungan pada ketinggian 600 meter di atas permukaan laut, dengan pemandangan megah Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango.
Workshop yang digelar untuk yang ke-15 kalinya ini bertujuan mengajak peserta untuk mendukung pelestarian lingkungan di Desa Sejahtera Astra. Para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang meliputi penanaman bibit, pembuatan pupuk, serta hiasan anyaman. Selain itu, para peserta juga diajak untuk mengeksplorasi potensi besar pertanian organik dan agrowisata yang dikembangkan desa ini.
“Desa Sejahtera Astra Yayasan Mitra Organik Boja Farm merupakan komitmen Astra dalam mendukung pengembangan masyarakat berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan dampak positif bagi lingkungan dan ekonomi lokal, serta memastikan keberlanjutan untuk Indonesia,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah.
Desa Sejahtera Astra ini mengelola budidaya pertanian organik yang telah mendapatkan sertifikasi internasional dari USDA (Amerika), EU (Eropa), dan JAS (Jepang). Produk organik dari desa ini memiliki nilai tambah berkat pengolahan hasil pertanian yang ramah lingkungan.
Selain pengembangan pertanian, Boja Farm juga mengembangkan destinasi agrowisata glamping dan camping ground, memberikan pengalaman berkelanjutan bagi pengunjung sambil menikmati keindahan alam sekitar. Desa ini bahkan berhasil mengekspor keripik buah organik senilai US$100.000 ke Kanada, serta meraih kontrak ekspor senilai US$700.000 pada Trade Expo Indonesia 2024 untuk produk rempah, kopi, cokelat, dan keripik buah organik.
Pada tahun 2024, Desa Sejahtera Astra Yayasan Mitra Organik Boja Farm melibatkan 292 warga lokal yang terlibat dalam penggerakan desa, memadukan pertanian organik, pengolahan hasil panen, dan pariwisata. Program ini telah menciptakan peluang ekonomi yang signifikan, meningkatkan pendapatan warga dari Rp500.000 hingga Rp1.500.000 per bulan menjadi Rp2.000.000 hingga Rp6.000.000 per bulan. Desa ini juga menciptakan 73 lapangan kerja baru, memberi dampak positif bagi 620 warga.
Program Desa Sejahtera Astra yang diluncurkan pada 2018 ini bertujuan memberdayakan komunitas lokal dengan pelatihan, pendampingan, dan infrastruktur untuk mengembangkan potensi desa di tiga klaster utama: pertanian, kelautan dan perikanan, serta wisata dan budaya. Hingga kini, Astra telah mengembangkan 1.397 Desa Sejahtera Astra di 35 provinsi di Indonesia, sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.(ub)





