spot_img
spot_img
BerandaNasionalAksi Heroik Pelajar SMA Negeri 9 Gorontalo Utara Menyelamatkan Bendera Merah Putih...

Aksi Heroik Pelajar SMA Negeri 9 Gorontalo Utara Menyelamatkan Bendera Merah Putih pada Peringatan HUT RI ke-78

UPDATEBALI.com, GORONTALO – Pelajar SMA Negeri 9 Gorontalo Utara, bernama Riski Lamato, melakukan tindakan pemberani dengan berhasil menyelamatkan tali bendera yang putus pada saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-78 di Kecamatan Sumalata Timur.

Nurhayati Wunati, Camat Sumalata Timur di Gorontalo, mengungkapkan kekagumannya terhadap tindakan heroik yang dilakukan oleh Riski. Kejadian tersebut terjadi saat tali bendera putus akibat dugaan tarikan yang terlalu keras dari petugas penggerek. Riski, yang merupakan salah satu peserta upacara dari SMA, secara spontan merespons situasi ini.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Resmikan Pembangunan Museum Majapahit untuk Pelestarian Budaya

Saat tali bendera putus sekitar pukul 09.50 WITA, suasana upacara menjadi hening sejenak. Namun, keheranan muncul ketika Riski berlari mendekati tiang bendera yang setinggi 14 meter dan dengan penuh keberanian memanjatnya guna menyambung tali yang putus.

Camat Sumalata Timur menggambarkan tindakan Riski sebagai aksi nekat yang sangat heroik. Respons spontan ini menggugah perasaan terharu para saksi yang menyaksikan momen tersebut.

Riski Lamato menjelaskan bahwa dia tergerak untuk memanjat tiang bendera atas permintaan seorang guru yang berada dalam barisan. Tanpa memikirkan risiko yang ada, Riski berlari dan memanjat tiang setinggi 14 meter itu dengan satu tujuan dalam pikiran: menyambung tali bendera agar bendera merah putih dapat berkibar kembali. Setelah berhasil, Riski dengan cepat turun dari tiang bendera, menjadikan momen itu sebagai sebuah kebahagiaan tanpa mengharapkan apapun.

Baca Juga:  Marcus/Kevin Bawa Indonesia Unggul 1-0 Atas Denmark di Piala Sudirman

Poniran Kai, Sekretaris Bidang Kelautan dan Perikanan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I KNPI Gorontalo Utara, memberikan apresiasi atas tindakan berani yang dilakukan oleh Riski. Meskipun tiang bendera setinggi 14 meter menjadi tantangan besar, Riski mampu mengatasinya dengan keberanian luar biasa.

Poniran Kai menekankan bahwa Riski adalah sosok pelajar yang memiliki pemahaman mendalam terhadap makna kemerdekaan yang saat itu diperingati. Aksi heroik ini menggambarkan nilai-nilai patriotisme yang patut dijadikan contoh oleh generasi muda saat ini.

Baca Juga:  Indonesia Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan Tahap Dua ke Turki

Upacara bendera di Kecamatan Sumalata Timur dimulai pada pukul 09.45 WITA dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk camat, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Wisye Pangemanan, unsur TNI/Polri, kepala desa, tenaga pendidik, ASN, KNPI kabupaten/kecamatan, serta penyelenggara pemilu di kecamatan dan desa. (ub/ant)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments