spot_img
spot_img
BerandaBaliGubernur Koster Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Perbaikan Pura Luhur Pucak Tinggah

Gubernur Koster Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Perbaikan Pura Luhur Pucak Tinggah

UPDATEBALI.com, TABANAN — Gubernur Bali, Wayan Koster, menyerahkan bantuan secara simbolis sebesar Rp1 miliar untuk perbaikan bangunan yang rusak di Pura Luhur Pucak Tinggah, Senin, 230 Maret 2026.

Bantuan ini diberikan menyusul kerusakan akibat angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada 5 Maret 2026.

Cuaca ekstrem yang terjadi di Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, menyebabkan sejumlah bangunan suci di pura tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Angin kencang merobohkan bale paruman serta beberapa bangunan pelengkap lainnya.

Baca Juga:  20 Salespeople Honda dari Bali Raih Penghargaan dalam Astra Motor Salespeople Convention 2023

Adapun empat bangunan yang terdampak meliputi bale paruman berukuran 18 x 7 meter dengan atap sirap bambu dan 24 pilar, bale murdamanik berukuran 5 x 5 meter, lumbung kelingking berukuran 2,5 x 2 meter, serta pelinggih penegtegan merta berukuran 1 x 1 meter.

Gubernur Koster menegaskan bahwa kerusakan tersebut perlu segera ditangani agar aktivitas keagamaan masyarakat dapat kembali berjalan normal. Ia juga meminta pihak pengempon pura segera mengajukan permohonan rehabilitasi.

Baca Juga:  Serahkan Pupuk Hayati Cair, Pj Gubernur Bali Dukung Sistem Pertanian Organik di Bali

“Tadi kita lihat bangunan ini rusak akibat terpaan angin kencang. Oleh karena itu, saya meminta pihak pengempon untuk segera mengajukan permohonan rehabilitasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp1 miliar untuk mendukung proses perbaikan. Namun, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, kebutuhan anggaran diperkirakan lebih besar.

Baca Juga:  Rektor Unud Serahkan Sertifikat AUN QA kepada Empat Program Studi

“Untuk sementara kita gunakan dulu dana yang ada ini. Dalam proses pelaksanaan nanti, saya akan menambahkan bantuan dana agar dapat meringankan beban masyarakat dan memastikan pembangunan berjalan dengan baik,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan fasilitas keagamaan yang terdampak bencana. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan aktivitas adat, keagamaan, dan spiritual masyarakat setempat. (yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments